Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BENDERA Rusia dan Korea Utara (Korut) berkibar di tiang lampu di Pulau Russky, Vladivostok. Di pulau itu, pertemuan puncak Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korut Kim Jong-un akan diadakan di kampus universitas setempat.
Pembicaraan itu diadakan berdasarkan undangan berulang dari Putin sejak Kim memulai serangkaian tawaran diplomatik tahun lalu.
Sejak Maret 2018, pemimpin Korut yang tertutup itu telah mengadakan empat pertemuan dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping, tiga pertemuan dengan Presiden Korsel Moon Jae-in, dan dua pertemuan dengan Trump serta satu dengan presiden Vietnam.
Kremlin mengatakan fokus pembicaraan akan pada bagaimana cara menemukan solusi politik dan diplomatik untuk masalah nuklir di Semenanjung Korea. Namun tidak ada pernyataan bersama atau penandatanganan perjanjian yang direncanakan.
Baca juga: Galang Dukungan, Kim Jong-un Tiba di Rusia
Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, Rabu (24/4), mengatakan perundingan enam negara mengenai program nuklir Korut yang diluncurkan pada 2003 dengan partisipasi Korea Utara dan Selatan, Tiongkok, Jepang, Rusia, dan Amerika Serikat, tetap menjadi pilihan terbaik untuk menemukan solusi.
"Saat ini tidak ada mekanisme internasional lain yang efektif," kata Peskov kepada wartawan. "Di sisi lain, semua upaya patut mendapat dukungan jika mereka benar-benar mengejar tujuan denuklirisasi dan menyelesaikan masalah kedua Korea."
Moskow adalah pendukung penting Pyongyang selama beberapa dekade dan hubungan mereka berawal saat Korut, ketika Uni Soviet mengangkat kakek Kim, Kim Il-sung sebagai pemimpin.
Uni Soviet mengurangi dana ke Korut ketika mulai mencari rekonsiliasi dengan Seoul pada 1980-an. Tetapi Pyongyang sangat terpukul oleh kehancurannya pada 1991.
Segera setelah terpilih pertama kali sebagai Presiden Rusia, Putin berusaha menormalkan hubungan dan bertemu Kim Jong-il, yang juga ayah KIm, dan pemimpin Korut terdahulu. Putin tiga kali bertemu, termasuk pertemuan 2002 yang juga diadakan di Vladivostok.
Sejak itu, Tiongkok juga telah memperkuat perannya sebagai sekutu terpenting Korut yang terisolir, mitra dagang terbesar, dan pemasok bahan bakar krusial. Para analis mengatakan Kim kemungkinan ingin menyeimbangkan pengaruh Beijing.
Sementara hubungan antara Moskow dan Pyongyang tetap ramah, pertemuan terakhir antara para pemimpin mereka terjadi pada 2011. Saat itu Kim Jong-il mengatakan kepada presiden Rusia saat itu, Dmitry Medvedev, bahwa dia siap untuk meninggalkan pengujian nuklir. (AFP/OL-2)
Rusia disebut menawarkan penghentian bantuan intelijen kepada Iran dengan syarat Amerika Serikat (AS) menghentikan dukungan intelijen kepada Ukraina.
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
MenteriĀ ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved