Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Paus Pimpin Misa Bersejarah di UEA

Basuki Eka Purnama
06/2/2019 06:41
Paus Pimpin Misa Bersejarah di UEA
(AFP/Giuseppe CACACE)

PAUS Fransiskus menggelar misa terbuka bersejarah bagi 170 ribu umat Katolik di dalam sebuah stadion di Ibu Kota Uni Emirat Arab (UEA), Selasa (5/2). Misa itu digelar di lawatan pertama pemimpin umat Katolik dunia itu itu di kawasan kelahiran Islam.

Paus melambaikan tangan ke arah umat yang membawa bendera Vatikan saat dia menumpang Popemobile menuju Zayed Sports City Stadium tempat sebuah altar disiapkan untuk misa di negara yang biasanya hanya mengizinkan misa digelar di dalam gereja.

Paus Fransiskus yang menjadikan pendekatan terhadap komunitas Muslim sebagai salah satu kerja utamanya mengakhiri lawatan tiga harinya di UEA dengan menggelar misa.

Dalam homilinya, Paus mengirimkan pesan pada puluhan ribu pekerja migran yang tinggal di UEA.

"Tentunya tidak mudah bagi kalian yang tinggal jauh dari rumah, kehilangan cinta dari keluarga, dan mungkin merasa masa depan kalian tidak pasti. Namun, Tuhan itu tidak akan meninggalkan umat-Nya," kata Paus.

Baca juga: Paus dan Imam Besar Al Azhar Teken Deklarasi Perdamaian Dunia

Kunjungan Paus ke UEA sudah lama dinanti para pekerja migran Katolik asal Filipina dan India yang merupakan mayoritas tenaga kerja di negara Teluk itu.

Sekitar 1 juta umat Katolik tinggal di di UEA atau mencakup 1 dari setiap 10 warga negara itu.

Warga Asia mencakup 65% dari populasi UEA dan memiliki peran yang penting di semua sektor di negara itu mulai konstruksi hingga bidang pelayanan dan perhotelan.

Di dalam stadion, Selasa (5/2), 50 ribu umat Katolik mengelu-elukan Paus. Sekitar 120 ribu lainnya berkumpul di luar stadion menonton siaran langsung di sebuah layar besar.

Koor yang menyanyikan lagu-lagu gereja mendampingi Paus yang memimpin misa bersama sejumlah pastor dari berbagai negara dalam misa yang dimulai sekitar pukul 10.30 waktu setempat. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya