Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
TAIPEI Economic and Trade Office (TETO) menyelenggarakan resepsi Hari Nasional Republik China (Taiwan) di Hotel Borobudur, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (9/10) malam.
Sejumlah pejabat pemerintah, anggota parlemen, korps diplomatik Indonesia, tokoh masyarakat Tionghoa, pengusaha Taiwan, cendekiawan, seniman, media dan berbagai lapisan masyarakat lebih dari 1.000 orang menghadiri acara ini.
Acara resepsi dimulai dengan nyanyian lagu kebangsaan Republik China (Taiwan) dan Indonesia Raya oleh para siswa Jakarta Taipei School. Setelah itu, pidato sambutan oleh Kepala TETO John Chen. Sejumlah tamu VIP merayakan ulang tahun Republik China (Taiwan) ke-107 dengan toast sampanye dan memotong kue.
Dalam pidatonya, John Chen menyatakan kinerja ekonomi Taiwan sangat baik tahun tahun ini. Pertumbuhan ekonomi negara itu merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Tingkat pengangguran mencapai tingkat terendah dalam 17 tahun terakhir, volume ekspor tertinggi dalam 7 tahun terakhir, gaji rata-rata juga yang tertinggi dalam 17 tahun ini.
Dalam hubungan antara Taiwan dan Indonesia, Taiwan terus mempromosikan Kebijakan Baru ke Arah Selatan pada prinsip saling menguntungkan memperdalam kerja sama antara Taiwan dan Indonesia di berbagai bidang. Termasuk, di bidang pertanian, investasi perdagangan, dan pengembangan bakat.
Di bidang pertanian, Taiwan dan Indonesia kini melaksanakan berbagai program di antaranya Zona Panduan Pertanian Karawang dan program Benih Padi Unggul.
"Program itu untuk membantu petani setempat meningkatkan kuantitas dan kualitas produk pertanian, sehingga meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia," kata John Chen.
Dalam bidang ekonomi dan perdagangan, investasi langsung Taiwan di Indonesia mencapai US$397 juta pada 2017, meningkat dua kali lipat dari 2016. Volume perdagangan bilateral mencapai US$8,1 miliar dengan pertumbuhan sebesar 15,7%.
Dalam hal pengembangan bakat, jumlah mahasiswa Indonesia di Taiwan meningkat dari 5.200 menjadi 7.200 pada 2018. Hal itu menjadikan Indonesia sebagai sumber mahasiswa asing terbesar ke empat di Taiwan.
"Selain memberikan banyak beasiswa kepada Indonesia, pemerintah Taiwan juga memberikan banyak kesempatan dalam pendidikan dan pelatihan di bidang terkait seperti pertanian, mesin dan perawatan kesehatan kepada masyarakat Indonesia," tandasnya.
Chen menekankan kerja sama lain di berbagai bidang, seperti tenaga kerja dan imigrasi, terjalin erat dan bersahabat.
"Kami percaya bahwa di bawah promosi Kebijakan Baru ke Arah Selatan yang terus menerus, kerja sama yang erat antara Taiwan dan Indonesia akan terus berlanjut," ujarnya.
Di resepsi acara Hari Nasional tahun ini, Taiwan Trade Center (Taitra) juga diundang untuk mengadakan pameran Taiwan Excellence. Pameran itu menampilkan sejumlah produk berkualitas kreatif dari Taiwan, sehingga para tamu dapat menikmati produk teknologi tinggi Taiwan.
Di acara ini juga tersedia sejumlah makanan ringan Taiwan terkenal seperti xio long bao Din Tai Fung, teh susu mutiara Chatime, Taiwan Ten Ren Tea, es krim salju, serta kopi Golden Malabar yang membuat para hadirin juga bisa merasakan 'aroma Taiwan' yang kental.
Selain itu tahun ini juga diputar video Double Tenth Day, Happiness Together, menampilkan pemandangan Taiwan, prestasi politik ekonomi dan pengembangan teknologi.
Di dalam video juga terlihat kehidupan dari teman-teman Indonesia yang tinggal di Taiwan, memperlihatkan hasil nyata dari pertukaran budaya yang berorientasi pada kemanusiaan melalui "Kebijakan Baru ke Arah Selatan".
Resepsi Hari Nasional berakhir dengan hangat dan meriah oleh para para tamu undangan. (A-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved