Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

Ashkin, Mourou, dan Strickland Raih Nobel Fisika

Denny Parsaulian Sinaga
02/10/2018 18:45
Ashkin, Mourou, dan Strickland Raih Nobel Fisika
(Hanna FRANZEN / TT News Agency / AFP)

TIGA ilmuwan dianugerahi hadiah Nobel 2018 bidang fisika karena menciptakan alat-alat dari cahaya.

Arthur Ashkin asal AS, Gerard Mourou dari Prancis, dan Donna Strickland dari Kanada akan berbagi hadiah 9 juta kronor Swedia (sekitar Rp15 miliar) yang diumumkan oleh Royal Swedish Academy of Sciences di Stockholm, pada Selasa (2/10).

Ashkin, dari Bell Laboratories di New Jersey, memenangi setengah dari hadiah untuk pengembangannya pada alat pinset optik. Teknologi ini telah memungkinkan organisme kecil untuk ditangani dengan seberkas cahaya. Panitia penghargaan menggambarkan alat itu dengan bola pingpong melayang oleh pengering rambut.

"Mourou dan Strickland mendapatkan masing-masing seperempat dari hadiah untuk metode mereka menghasilkan intensitas tinggi, gelombang optik ultra-pendek," kata komite Nobel.

"Awalnya, Anda pasti berpikir itu gila," kata Strickland soal telepon dari Stockholm yang menyatakan ia salah satu pemenang nobel fisika.

Strickland merupakan seorang fisikawan laser di University of Waterloo di Ontario. Dia menjadi wanita pertama yang memenangi Nobel Fisika sejak Maria Goeppert Mayer pada 1963 untuk karyanya pada struktur shell nuklir. Strickland wanita ketiga dalam sejarah yang memenangi hadiah nobel fisika.

Dalam wawancara telepon dengan Royal Swedish Academy of Sciences, Strickland mengatakan dia tidak sadar hanya dua wanita yang memenangi hadiah ini. “Saya merasa terhormat menjadi salah satu wanita itu," kata Strickland.

Ashkin mengatakan kepada komite Nobel bahwa ia mungkin tidak dapat memberikan wawancara karena dia sangat sibuk dengan makalah terbarunya. (The Guardian/A-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya