Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jendral Pol Tito Karnavian menghadiri 38th Aseanapol Conference Main Conference Hall, International Convention Centre, Berakas, Brunei Darussalam.
Tepat pada hari kedua, Selasa (4/9), Kapolri hadir pukul 10.00 WIB didampingi oleh Kabareskrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, Kadiv Hubinter Irjen Pol Saiful Maltha, dan delegasi Polri.
Konferensi dimulai dengan sambutan dari Sultan Brunei Darussalam Haji Hassanal Bolkiah, yang menyampaikan dua agenda pentingnya yaitu, kegiatan memperkuat keamanan di kawasan Asia Tenggara melalui kerja sama internasional dan kerja sama dalam penanggulangan kejahatan transnasional, meliputi perdagangan manusia (traficking in person), terorisme, narkoba, perdagangan hewan secara ilegal (wildlife traficking), perdagangan senjata (arm smuggling), MLA, telecom fraud, maritime fraud, cyber crime, commercial crime, maupun kerja sama kawasan dengan mitra dialog untuk keamanan regional ASEAN.
Dalam sambutannya, Sultan Brunei Darussalam berharap nantinya dapat terbentuk ASEAN Security Community di 2025 agar kerja sama yang telah dilakukan saat ini dapat terus berjalan. Konferensi ditutup dengan foto bersama Sultan Brunei dengan para Kepala Kepolisian negara anggota ASEAN.
Selain itu, saat berada di Brunei Darussalam, Kapolri melakukan beberapa pertemuan bilateral dengan Kepolisian Selandia Baru, Kepolisian Jepang, Europol, Kepolisian Inggris, Kepolisian Federal Australia, Kepolsian Timor Leste, dan Kepolisian Filipina untuk membahas isu-isu kejahatan terkait transnasional dan pengembangan kapasitas.
"Jenderal Tito Karnavian juga dijadwalkan akan menerima medali penghargaan Marito yaitu penghargaan tertinggi di lingkungan Kepolisian Timor Leste sebagai bentuk terima kasih telah banyak membantu meningkatkan kerja sama, pencegahan kejahatan transnasional, dan capacity building pada kedua negara," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo melalui keterangan tertulis, Selasa.
Konferensi tersebut dihadiri oleh 10 Kepala Kepolisian negara anggota ASEAN, 8 mitra dialog (AFP Australia, ASEAN Sekretariat, ICPO Interpol, New Zealand Police, NPA Japan, Kepolisian China, Rusia dan Korea), dan 7 pengamat (ICRC, Europol, Kepolisian Timor Leste, NCA UK, Kepolisian Fiji, FBI, dan IACP) yang berlangsung mulai 3 hingga 5 September 2018.
(RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved