Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Tiongkok Kirim Misi Pertama ke Sisi Gelap Bulan

Denny Parsaulian Sinaga
21/5/2018 14:48
Tiongkok Kirim Misi Pertama ke Sisi Gelap Bulan
(AFP)

TIONGKOK pada Senin (21/5) meluncurkan sebuah satelit relay yang akan memungkinkan komunikasi Bumi dengan sisi jauh Bulan, tahun ini. The Queqiao ('Magpie Bridge') diluncurkan ke luar angkasa dari pusat peluncuran Xichang Barat daya sebelum fajar, menurut China National Space Administration (CNSA).

Satelit itu terpisah dari pembawanya, sebuah roket Long March-4C, setelah 25 menit dan membuka panel surya dan antena komunikasi, saat menuju tujuannya, demikian rilis CNSA.

"Peluncuran ini merupakan langkah kunci bagi Tiongkok untuk mewujudkan tujuannya menjadi negara pertama yang mengirim penyelidikan ke soft land dan menjelajahi sisi Bulan yang jauh," kata manajer proyek satelit relai Zhang Lihua seperti dikutip Kantor Berita Resmi Xinhua.

Satelit akan menyampaikan komunikasi antara pengendali di Bumi dan sisi jauh bulan, di mana satelit Chang'e-4--dinamai sesuai dengan dewi bulan dalam mitologi Tiongkok--akan dikirim akhir tahun ini.

Dikenal sebagai sisi gelap dari Bulan, belahan jauh tidak pernah secara langsung terlihat dari Bumi dan telah difoto dengan gambar pertama muncul pada 1959, tetapi bagian bulab ini belum pernah dijelajahi.

The Chang'e-4 akan dikirim ke Cekungan Aitken di wilayah kutub selatan bulan, menurut Xinhua. Ini akan menjadi penyeldikan Tiongkok China kedua yang mendarat di Bulan. Setelah sebelumnya mengirim misi penjelajahan Yutu (Jade Rabbit') pada 2013.

Pada awalnya, Yutu tampak ditakdirkan untuk gagal ketika rover (kendaraan mini) kontrol jarak jauh berhenti mengirim sinyal kembali ke Bumi.

Tapi kemudian rover itu pulih dramatis dan pada akhirnya dapat menyurvei permukaan Bulan selama 31 bulan. Ini jauh melampaui jangka waktu yang diharapkan.

CNSA berencana mengirim satu lagi rover bulan, yaitu Chang'e-5, tahun depan. Rover ini untuk mengumpulkan sampel dan membawanya kembali ke Bumi.

Tiongkok menggelontorkan miliaran yuan ke dalam program luar angkasa yang dijalankan militer. Hal ini dengan harapan Tiongkok dapat memiliki stasiun luar angkasa yang diawaki pada 2022, dan mengirim manusia ke Bulan dalam waktu dekat. (AFP/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya