Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan menentukan nasib perjanjian nuklir penting Iran pada Selasa (8/5), dengan mengumumkan putusannya tentang pembebasan sanksi-sanksi AS berdasarkan perjanjian internasional--hal yang selama ini ia kritik keras berulang kali.
Pejabat dan diplomat mengharapkan pemimpin AS itu mengabaikan permintaan Eropa yang terakhir dan tetap menarik AS dari perjanjian 2015. Trump selama ini berkeras, perjanjian pada era Obama itu adalah 'negosiasi yang sangat buruk'.
Namun, Trump telah gagal menuntut perubahan pada kesepakatan era Obama itu, yang melihat Iran program senjata nuklir Iran sebagai imbalan untuk pembebasan sanksi besar-besaran.
Pembicaraan intensif antara AS dan sekutu Eropa selama berbulan-bulan sekarang tampak menemui jalan buntu. Pasalnya Berlin, London dan Paris menolak untuk merancang ulang perjanjian.
Trump mengatakan akan mengumumkan keputusannya pada jam 2:00 siang (18:00 GMT). Bahkan, ketika Menteri Luar Negeri Inggris Boris Johnson masih berkeliaran di sekitar Washington mencoba berunding untuk terakhir kalinya dengan Menlu AS Mike Pompeo dan Wakil Presiden AS Mike Pence.
"Rencana B sepertinya tidak, bagi saya, untuk berkembang dengan baik pada tahap ini," tuturnya kepada Fox News.
Seorang diplomat Eropa menggemakan suasana di kedutaan asing di Washington, mengatakan ada perbedaan pendapat dan mengakui Trump tampaknya siap untuk meninggalkan kesepakatan itu.
Konkretnya, Presiden AS akan memutuskan apakah terus mengesampingkan sanksi terhadap bank sentral Iran dan urusan sektor minyaknya sebagai pilar utama dari perjanjian tersebut, atau tidak.
"Saya ingin berpura-pura kepada Anda hari ini bahwa saya merasa bahwa ada peluang yang ada (kesepakatan) tetap utuh. Saya pikir kesempatan itu mungkin ada tetapi sangat kecil," ungkap seorang pejabat Eropa.
Seorang pejabat Prancis mengatakan Presiden Prancis, Emmanuel Macron meninggalkan AS pekan lalu setelah serangan diplomatik serupa yang diyakini mendapatkan keputusan negatif.
Keputusan Trump untuk menghapus keringanan sanksi dinilai akan memiliki konsekuensi global, memaksa ekonomi Iran yang sudah mengalami krisis, meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dan meletakkan keretakan transatlantik terbesar sejak Perang Irak.
Mata uang Iran telah kehilangan sekitar sepertiga dari nilainya dalam enam bulan ini, sebelum pihak berwenang pada April mengambil langkah drastis dari mengelompokkan nilai tukar ke dolar.
Trump juga dapat memutuskan untuk menghentikan keringanan untuk banyak sanksi lain terhadap Iran, yang secara efektif mengakhiri partisipasi AS dalam kesepakatan itu dan menempatkan perusahaan-perusahaan Eropa dalam risiko sanksi. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved