Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Pengungsi Rohingya Sampaikan Protes Lewat Delegasi PBB

Denny Parsaulian
30/4/2018 13:05
Pengungsi Rohingya Sampaikan Protes Lewat Delegasi PBB
(AFP/ Sam JAHAN)

RAKYAT Rohingya menyatakan tuntutan mereka untuk mendapatkan keadilan. Hal itu mereka sampaikan saat delegasi PBB mengunjungi kamp-kamp yang dihuni ratusan ribu pengungsi Rohingya di Bangladesh, kemarin.

Ratusan pengungsi Rohingya ini melakukan protes selama kunjungan delegasi Dewan Keamanan PBB ke kamp-kamp Bangladesh.

Duta besar Rusia untuk PBB, Dmitry Polyansky mengatakan kepada wartawan bahwa para diplomat tidak akan mengganggap remeh krisis Rohingya. Tetapi dirinya menambahkan bahwa di sisi lain, menemukan solusi untuk masalah Rohingya bukanlah tugas yang mudah.

"Sangat penting untuk mengunjungi dan melihat semua yang terjadi di sini di Bangladesh dan Myanmar. Tetapi tidak ada solusi mujizat, tidak ada tongkat sihir untuk menyelesaikan semua masalah ini," kutip kantor berita Associated Press.

Charles Stratford dari Al-Jazeera, Melaporkan dari Cox's Bazar, para pengungsi perempuan sambil menangis mengatakan kepada para wakil tentang bagaimana mereka diperkosa dan terpaksa kehilangan anggota keluarga mereka.

Para perwakilan juga diperlihatkan presentasi termasuk foto-foto sangat menyentuh yang mereka katakan adalah pengungsi Rohingya yang telah tewas ketika mereka melarikan diri dari Myanmar.

"Acara hari ini telah membuka mata delegasi ini," kata Stratford.

Ratusan ribu pengungsi Rohingya mulai tiba di Bangladesh pada Agustus tahun lalu, setelah pasukan Myanmar melancarkan tindakan keras terhadap Rohingya di Negara Bagian Rakhine.

Pasukan keamanan Myanmar dituduh melakukan perkosaan, pembunuhan, penyiksaan, dan membakar rumah-rumah Rohingya. Lembaga medis Doctors Without Borders mengatakan bahwa pada bulan pertama serangan itu, 6.700 warga Muslim Rohingya terbunuh.

Pada hari ini, Senin (30/4), para diplomat akan melanjutkan ke Myanmar untuk bertemu dengan Penasihat Negara Aung San Suu Kyi dan tur dengan helikopter Negara Bagian Rakhine. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya