Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
CHIEF Executive Facebook Mark Zuckerberg menghadapi pertanyaan dalam dua panel kongres awal bulan ini tentang pengungkapan pencurian data pribadi pada 87 juta pengguna oleh Cambridge Analytica. Cambridge adalah sebuah konsultan yang bekerja untuk kampanye Donald Trump 2016.
"Ini adalah momen penting bagi perusahaan untuk mendengar umpan balik dan menunjukkan apa yang kami lakukan," jawab Zuckerberg ketika ditanya tentang sidang dengar pendapat.
"Sekarang, yang penting adalah memastikan kita melakukan semua hal yang perlu kita lakukan untuk membuat orang tetap aman."
Di sisi lain, skandal yang terungkap pada pertengahan Maret tidak berdampak pada kondisi keuntungan dan saham mereka pada kuartal pertama. Tanda-tanda awal menunjukkan jumlah pengguna dan pengiklan tetap.
"Facebook begitu besar sehingga butuh banyak pembangkangan pengguna untuk membuat perbedaan," kata analis utama eMarketer Debra Aho Williamson dalam laporannya baru-baru ini.
Tapi Williamson mengatakan beberapa momentum Facebook sudah memudar karena faktor-faktor lain seperti disinformasi, kelelahan media sosial, dan platform baru yang menarik para pemuda. "Facebook pada dasarnya telah memaksimalkan penetrasinya di AS," katanya.
Facebook juga mengumumkan pada hari Rabu bahwa dewan direksinya telah menyetujui pembelian kembali tambahan saham senilai US$9 miliar, dan menaikkan rencana pembelian kembali menjadi US$15 miliar. (AFP/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved