Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA menteri dari 80 negara dan sekitar 500 ahli berkumpul di Paris sejak Rabu (24/4), untuk menghadiri konferensi pemberantasan pembiayaan kelompok teror seperti Islamic (IS) dan al-Qaeda.
Serangan demi serangan semakin menjadi sejak peristiwa 9/11 di Amerika Serikat (AS) pada 2001. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin menjadi ketika pengikut IS menggunakan tank dan senjata sebagai pilihan utama mereka.
Pemerintah Prancis tetap prihatin tentang perang besar yang dihimpun oleh IS antara 2014 dan 2016 saat negara itu menguasai sebagian besar wilayah kaya minyak di Irak dan Suriah. Presiden Prancis Emmanuel Macron, pada Selasa (23/4), mengatakan pendapatan IS diperkirakan sekitar satu miliar dolar (820 juta euro) setahun.
“Itu telah dipindahkan, setidaknya sebagian. Mungkin di suatu tempat. Kelompok-kelompok itu sangat mahir dalam menggunakan teknik-teknik canggih untuk memindahkan sumber daya keuangan,” jelas pejabat Prancis.
IS menghadapi kekalahan yang akan terjadi di medan perang di Suriah, kantong terakhir para pejuangnya bertahan. Meskipun demikian, para pengamat mengatakan ideologinya akan terus hidup.
Beberapa ahli teror, termasuk Peter Neumann dari King's College di London, menyatakan baru-baru ini bahwa perang melawan pembiayaan kelompok teror tidak efektif sejak 2001. Dalam laporan tahun lalu yang berjudul ‘Jangan ikuti uangnya’, dia berargumen bahwa serangan teror murah, mudah, dengan transfer tanpa menggunakan sistem perbankan internasional.
Neumann akan berpidato pada awal hari kedua konferensi di Organisasi untuk Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan di Paris. Konferensi tersebut akan berlangsung dua hari, yang akan ditutup dengan pidato oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Kamis (25/4) sore, untuk berbagi keahlian dan praktik yang baik yang dapat diimplementasikan secara internasional. (AFP/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved