Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN orang menggelar aksi protes di sepanjang perbatasan Jalur Gaza dengan Israel dalam demonstrasi massa dan konfrontasi massal ke empat. Empat orang Palestina ditembak mati oleh pasukan Israel dalam rangkaian aksi protes tersebut.
“Kedua warga Palestina yang tewas ditembak di timur Jabaliya di utara Jalur Gaza,” kata Kementerian Kesehatan Palestina.
Di dekat pagar perbatasan, warga Gaza juga menerbangkan puluhan layang-layang yang beberapa membawa bom molotov dan satu dengan swastika yang dilukis di atasnya. Hal itu merupakan taktik baru yang memicu setidaknya dua kebakaran kecil di wilayah Israel pekan ini.
“Baku tembak tentara Israel menewaskan seorang bocah laki-laki berusia 15 tahun dan dua pria muda, berusia 24 dan 25 tahun, di Gaza utara,” kata petugas bantuan, dan seorang warga Palestina berusia 29 tahun ditembak mati di selatan daerah kantong pantai.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, kematian terakhir itu menyebabkan 38 korban tewas ditembak pasukan Israel sejak 30 Maret, sementara ratusan lainnya juga terluka.
Pihak Israel mengatakan pihaknya hanya melepaskan tembakan ketika diperlukan untuk menjaga perbatasannya dan mencegah kekerasan, tetapi tidak ada orang Israel yang terluka. Mereka juga mengatakan, telah menyampaikan aturan-aturannya yang bisa disimak warga Palestina.
Aksi protes itu dilihat Israel sebagai tantangan bagi pasukan keamanannya. Oleh karena itu, pesawat militer Israel menjatuhkan selebaran di daerah perbatasan pada Jumat (20/4) pagi, memperingatkan agar tidak ada yang mendekati pagar.
Ditujukkan kepada gerakan demonstran Islam yang mengisi Jalur Gaza, selebaran itu mengatakan, “Anda berpartisipasi dalam kerusuhan besar. Organisasi teror Hamas mengambil keuntungan dari Anda untuk melakukan serangan teror."
“Jauhi pagar dan jangan mencoba untuk merusaknya menggunakan senjata dan melakukan tindakan kekerasan terhadap pasukan keamanan Israel dan warga Israel."
Jumlah pengunjuk rasa pada Jumat (20/4) terhitung lebih rendah dari tiga minggu sebelumnya, tetapi masih dalam ribuan. Di antara ribuan yang berkumpul untuk memprotes, setidaknya ratusan orang mendekati pagar dan melemparkan batu dan membakar ban.
Pasukan Israel menggunakan gas air mata selain senapan api. Militer Israel mengatakan sekitar 3.000 warga Palestina terlibat dalam kerusuhan, mencoba mendekati infrastruktur keamanan, membakar ban yang berdekatan dengannya dan mencoba menerbangkan layang-layang yang dilekatkan dengan bahan peledak. (AFP/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved