Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
TIONGKOK dijadwalkan untuk mengadakan latihan militer pertama di Selat Taiwan pada Rabu (18/4). Hal ini memberi sinyal kepada Taiwan untuk bersatu dengannya atau tetap lebih dekat dengan Amerika Serikat (AS).
Pemerintah Tiongkok telah memberikan rincian sedikit tentang manuver dalam pernyataan bidang keselamatan laut provinsi Fujian bahwa latihan sehari akan dimulai pukul 08:00 waktu setempat (00:00 GMT). Sebuah armada termasuk Liaoning telah melakukan pelatihan tempur di Laut Cina Selatan dalam beberapa hari terakhir, menurut angkatan laut.
Latihan itu menjadi yang pertama sejak 2016, bertepatan dengan kunjungan Presiden Taiwan Tsai Ing-wen ke Swaziland, salah satu dari sekutu internasional yang tersisa. Saat berangkat ke Afrika pada Selasa (17/4), Tsai mengatakan Taiwan memiliki kepercayaan diri dan tekad untuk menjaga keamanan negaranya.
Direktur Kantor Urusan Taiwan, Liu Jieyi mengatakan pada Senin (16/4) bahwa latihan itu adalah 'tindakan untuk menjaga kedaulatan dan integritas wilayah ibu pertiwi'.
Hubungan antara Beijing dan Taipei telah memburuk sejak Tsai menjabat pada Mei 2016, sebagian besar karena dia belum menerima posisi bahwa Taiwan dan Tiongkok adalah satu. Partai Progresif Demokratis Tsai (DPP) yang tradisional dan perdana menteri yang baru diangkatnya, William Lai adalah pendukung lama kemerdekaan.
"Sangat mungkin bahwa latihan ini direncanakan berbulan-bulan yang lalu, tapi mereka adalah peringatan yang berguna bagi Taiwan dan AS untuk tidak melewati garis merah Tiongkok," Bonnie Glaser, Ahli Tiongkok di Pusat Kajian Strategis dan Internasional yang berbasis di Washington.
Setelah parlemen yang dipimpin Partai Komunis membuka jalan bagi Xi untuk berkuasa seumur hidup, pada 20 Maret dia mengatakan semua tindakan dan trik untuk memisahkan negara ditakdirkan gagal.
Pada hari yang sama, kapal induk operasional Tiongkok, Liaoning, berlayar melalui Selat Taiwan.
"Tiongkok daratan harus menciptakan tekanan militer untuk membiarkan pihak lain tahu bahwa tidak peduli apakah itu terjadi secara bertahap atau mereka benar-benar menyatakan kemerdekaan, itu sama sekali tidak dapat diterima," kata Song Zhongping, Pengamat Militer untuk Phoenix TV, Hong Kong.
Song mengungkapkan Liaoning mungkin akan berpartisipasi dalam latihan militer pertama itu karena memiliki banyak keuntungan untuk menyelesaikan masalah Taiwan.
"Secara efektif dapat menguasai wilayah udara bahkan memblokir strategi aliansi AS-Jepang untuk campur tangan dalam rencana Tiongkok menyelesaikan masalah Taiwan," katanya. (AFP/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved