Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Kenali Sketsa Pria Suruhan dalam Skandal Seks Trump, Imbalan US$100 Ribu Menanti

Irene Harty
18/4/2018 13:52
Kenali Sketsa Pria Suruhan dalam Skandal Seks Trump,  Imbalan US$100 Ribu Menanti
Stephanie Clifford yang juga dikenal sebagai Stormy Daniels (kiri) berbicara kepada pers di depan Pengadilan Federal AS dengan pengacaranya Michael Avenatti (kanan) di Lower Manhattan, New York, Senin (16/4).(AFP)

BINTANG porno Stormy Daniels, 39, yang mengaku pernah berhubungan seksual dengan Prrsiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan sketsa wajah seorang laki-laki pada Selasa (16/4). Itu ialah lelaki yang ia klaim telah mengancamnya di tempat parkir Las Vegas tujuh tahun lalu, untuk tidak berbicara tentang dugaan hubungan seksualnya dengan Trump.

Sketsa menunjukkan seorang laki-laki berambut hitam berusia 30-an atau 40-an yang memiliki tubuh ramping dan bugar. Daniels dan pengacaranya, Michael Avenatti, juga menawarkan hadiah US$100 ribu untuk informasi apa pun tentang laki-laki yang tidak dikenal itu. Avenatti menambahkan hadiah akan diberikan dengan identitas laki-laki itu dikirim ke surel [email protected].

Daniels, yang nama aslinya adalah Stephanie Clifford, mengatakan salah satu alasan dia tidak pergi ke polisi tentang ancaman pada saat itu adalah karena dia tidak memberi tahu suaminya tentang pertikaiannya dengan Trump.

"Saya tidak ingin dia marah pada. Saya malu mengatakannya," ungkap Daniels.

Daniels dalam wawancara di 'The View' ABC juga mengaku mengejar tindakan hukum terhadap Trump karena lelah diganggu.

"Saya lelah diancam, diintimidasi, dengan mengatakan Anda akan menghancurkan hidup saya dan mengambil semua uang saya dan rumah saya," kata Daniels.

Pengacara pribadi Trump, Michael Cohen telah mengancam Daniels dengan kerugian hingga US$20 juta karena melanggar perjanjian non-pengungkapan Oktober 2016. Menyoal ancaman hukum itu, Daniels berkata, "Saya sudah ditindas. Sudah selesai."

Daniels menantang validitas perjanjian di pengadilan, mengatakan Trump tidak pernah menandatanganinya. Di sisi lain, Cohen berada di bawah investigasi kriminal oleh FBI setelah pekan lalu, agen menyita dokumen dalam razia di rumah Cohen, kamar hotel, kantor dan kotak penyimpanan serta dua ponsel.

Beberapa dokumen yang disita oleh FBI dilaporkan berhubungan dengan pembayaran US$130.000 yang Cohen akui untuk Daniels, yang mengklaim dirinya bermaalam bersama dengan Trump pada Juli 2006 di Danau Tahoe.

Trump membantah pembayaran diam-diam untuk Daniels yang dibuat hanya beberapa hari sebelum pemilihan presiden November 2016. (AFP/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Anata
Berita Lainnya