Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Penembak Sekolah Parkland Sumbangkan Harta Warisannya

Anastasia Arvirianty
12/4/2018 16:30
Penembak Sekolah Parkland Sumbangkan Harta Warisannya
( AFP PHOTO / FREDERIC J. BROWN)


PELAKU penembakan sekolah Parkland, Nikolas Cruz ingin menyumbangkan warisannya yang bisa mencapai ratusan ribu dolar AS atau lebih kepada keluarga yang ditinggalkan dan korban serangannya.

Pada sidang pengadilan, Rabu (11/4), di Florida, Amerika Serikat, Hakim Daerah Broward Elizabeth Scherer berusaha untuk menentukan apakah Cruz, yang sejauh ini telah diwakili oleh pembela umum, mampu membayar pembelaannya sendiri.

Pengacaranya mengatakan mereka belum dapat menentukan nilai warisan yang ditinggalkan kepadanya setelah kematian ibunya, Lynda Cruz, pada November lalu. Sebuah laporan dari berita lokal yang mengutip keluarganya mengatakan, dia dapat memiliki dana perwalian senilai US$800.000.

Namun, warisan itu belum dieksekusi, dan belum terpapar jelas, apa yang Cruz dan saudaranya Zachary miliki. Tim hukumnya menyarankan setiap kekayaan yang mungkin ditemukan harus diberikan kepada korban-korban Cruz daripada pengacara-pengacara mahal.

"Cruz tidak menginginkan dana itu, apa pun uang yang ia berhak," kata pengacara Melissa McNeill.

"Dia tidak menginginkan uang itu. Dia ingin uang itu disumbangkan ke sebuah organisasi yang dipercaya keluarga korban akan mampu memfasilitasi penyembuhan di komunitas kami atau kesempatan untuk mendidik komunitas kami tentang isu-isu yang telah matang selama empat terakhir atau lima bulan," tambahnya.

Cruz, yang hadir untuk sidang di Fort Lauderdale, dekat Parkland, menatap kosong ke lantai, tangan dan kakinya diborgol.

"Biarkan saja kepada mereka yang telah terluka, titik," anggota lain dari tim hukumnya, Howard Finkelstein, bertanya pada hakim.

Kekayaan Cruz saat ini terdiri dari 24 saham Microsoft senilai sekitar US$2.200. Ia menerima dividen dan ia berhak atas US$25.000 dari asuransi jiwa ibunya yang belum ia peroleh.

Selain itu, ibunya yang meninggal karena penyakit pernafasan, menerima anuitas US$3,3 pada September ke akun yang ia bagikan dengan Nikolas. Sumber dana ini belum terungkap.

Adapun, para pengacaranya belum menentukan apakah sumbangan itu akan dibayarkan setiap bulan atau tahunan dan apakah Cruz berhak mendapatkannya.

Hakim Scherer mengatakan dia akan memutuskan masalah pengasingan Cruz sebelum tanggal 27 April, ketika sidang dijadwalkan untuk mengatur jadwal persidangan.

Cruz masuk ke Marjory Stoneman Douglas High School di selatan kota Florida Parkland pada tanggal 14 Februari dan menembaki mahasiswa dan staf dengan senjata semi-otomatis bergaya AR-15.

Dia dituduh 17 tuduhan pembunuhan terencana dan 17 tuduhan percobaan pembunuhan. Jaksa sedang melihat kemungkinan hukuman mati. (AFP)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya