Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
UANG haram dari Eropa timur disinyalir mengalir melalui perusahaan yang bermarkas di flat kecil di pinggiran Edinburgh, Skotlandia. Praktik culas itu diketahui, menurut para pakar pencucian uang, setelah adanya sistem Kemitraan Terbatas Skotlandia (SLP) yang saat ini diselewengkan oleh kelompok kejahatan terorganisir dan politisi korup. Mereka mengeksploitasi sistem tersebut demi keuntungan pribadi.
Flat itu dicurigai sebagai rumah bagi ratusan orang SLP, yang dibuat satu abad lalu untuk mendaftarkan kontrak petani penyewa, termasuk Fortuna United, merupakan bagian dari aktor pencurian senilai US$1 miliar yang melumpuhkan perekonomian Moldova pada 2014 itu.
Di atas kertas, alamat terdaftar itu seperti office suite yang berjarak beberapa menit jika berjalan kaki dari istana Skotlandia Ratu Elizabeth II. Namun bangunan itu sebenarnya adalah sebuah apartemen kumuh dengan jendela yang rusak.
"Ini gila. Ada lebih dari 100 SLP dalam skema Moldova, dan beberapa digunakan untuk memiliki saham di bank, memungkinkan individu mengambil alih bank dan memberikan pinjaman culas ke perusahaan yang mereka kontrol," kata Ben Cowdock, Pakar SLP yang saat ini melakukan kampanye anti-korupsi pada Transparency International.
Cowdock mengatakan ada 612 SLP yang terdaftar pada 2009 yang meningkat menjadi lebih dari 5.000 pada 2015 dan lebih dari 70% SLP yang terdaftar pada 2016 dikendalikan oleh perusahaan anonim yang berbasis di yurisdiksi seperti Belize, Seychelles dan Dominika.
"Jika ingin membungkam pencucian uang, sistem itu masih menarik (dikaji) karena harganya murah dan sekali pakai. Anda bisa mengirimkan informasi palsu, kemudian mencuci uang Anda sebelum ada pemberitahuan," lanjutnya.
SLP dapat memiliki aset dan meminjam uang, sama seperti individu dan dapat mendaftar sebagai kemitraan dua perusahaan induk tanpa kewajiban hingga tahun lalu.
Perusahaan semacam itu juga membersihkan uang untuk Rusia dan Azerbaijan yang diekspos oleh Proyek Pelaporan Teror dan Korupsi Terorganisir (OCCRP).
Baru-baru ini, penyelidikan bersama oleh Al Jazeera dan harian Skotlandia Herald pada bulan ini menghubungkan aset SLP senilai US$1,5 miliar yang disita dari rekan Presiden Ukraina yang digulingkan, Viktor Yanukovych.
Pemerintah Inggris akhirnya menyadari bahwa SLP disalahgunakan sehingga mengubah peraturan pada tahun lalu untuk memaksa SLP mengidentifikasi siapa 'pemegang kontrol' operasi keuangan tersebut, tapi hal itu diabaikan.
"Kami menyadari bahwa SLP adalah fitur tipologi pencucian uang dan kami bekerja sama dengan agen mitra untuk mengatasi praktik tersebut," kata juru bicara Badan Kejahatan Nasional Inggris.
Alison Thewliss, Politikus Partai Nasional Skotlandia yang tengah berupaya untuk mengubah undang-undang tersebut, mengatakan bahwa SLP telah merusak nama baik Skotlandia.
Hal itu karena pemerintah semi otonomi Skotlandia juga tidak berkuasa mengaturnya secara langsung saat undang-undang perusahaan dikendalikan dari London. "Pemerintah Inggris telah sepakat untuk menutup beberapa celah tapi jelas tidak cukup," tandas Thewliss. (AFP/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved