Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Trump Akan Tarik AS Dari NAFTA, Kanada Siap

MICOM
11/1/2018 16:43
Trump Akan Tarik AS Dari NAFTA, Kanada Siap
(AFP/GETTY IMAGES NORTH AMERICA/SCOTT OLSON)

KANADA mengatakan kesiapannya jika Amerika Serikat menarik diri dari Pakta Perdagangan NAFTA seiring dengan sikap pemerintahan Donald Trump yang semakin proteksionis.

NAFTA sebagai Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara yang merupakan tripartit yang terdiri dari AS, Kanada dan meksiko pada bulan ini akan mengadakan negosiasi di Montreal, Kanada.

"Pemerintah Kanada menyadari kemungkinan bahwa Presiden Trump dapat mengumumkan penarikan AS dari NAFTA," kata seorang pejabat senior pemerintah kepada AFP. "Kami siap menghadapi kemungkinan itu."

Pejabat tersebut menambahkan pemerintah Kanada akan terus bergerak maju dengan rencana untuk menjadi tuan rumah perundingan perdagangan AS dan Meksiko di Montreal pada 23-28 Januari.

AS, Kanada dan Meksiko sebelumnya memberi batas waktu pada Maret untuk menyelesaikan pembicaraan yang menyangkut masa depan NAFTA.

Menteri Luar Negeri Kanada Chrystia Freeland berada di Washington untuk bertemu dengan anggota parlemen senior AS dan Sekretaris Perdagangan Wilbur Ross pada Selasa (8/11), tidak tersedia memberi komentar saat ditanya wartawan.

Banyaknya laporan yang memprediksi NAFTA akan tamat, membuat mata uang Kanada dan Meksiko turun dari dolar AS.

Untuk diketahui, sesuai dengan janjinya, Presiden Trump memaksa Kanada dan Meksiko untuk duduk dan menegosiasikan kembali perjanjian perdagangan yang dibuat pada 1994 itu. Trump pun menegaskan jika sebuah kesepakatan tidak dapat dicapai, dia akan menarik Amerika Serikat dari NAFTA.

Sejak di Gedung Putih, pemerintahan Trump telah mengambil sikap yang semakin proteksionis saat berurusan dengan Kanada dan Meksiko. Salah satunya yakni ditempatkannya petugas anti-dumping untuk memantau impor pesawat Kanada, kayu, dan terbaru produk kertas.

Sebagai tanggapan, Kanada telah mengajukan keluhan kepada WTO yang menuduh Washington melanggar lusinan peraturan perdagangan internasional.

Keluhan Kanada menunjuk pada sikap bahwa "tindakan AS yang berkaitan dengan pemeriksaan anti-dumping atau countervailing, review atau proses lainnya, yang tidak sesuai dengan kewajiban yang diterapkan WTO."

Avery Shenfeld, seorang ekonom di CIBC mengatakan bahwa penarikan AS dari NAFTA merupakan kerugian dan berdampak bagi Bank Sentral Kanada, yang dalam prakiraannya selalu mengambil status quo dalam hubungan dagang tersebut.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya