Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
GUATEMALA akan memindahkan kedutaannya dari Tel Aviv ke Jerusalem. Penegasan itu disampaikan Presiden Jimmy Morales, Minggu (25/12) dan sekaligus sebagai negara kedua setelah AS memindahkan ibukotanya di wilayah yang masih dipersengketakan tersebut.
Setelah berbicara dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Morales menulis di halaman Facebook-nya bahwa "salah satu topik yang paling penting adalah kembalinya kedutaan Guatemala ke Jerusalem," dari Tel Aviv tempat yang sekarang berada.
"Untuk itulah saya memberi tahu Anda bahwa saya telah memberikan instruksi kepada kementerian luar negeri bahwa mereka memulai koordinasi yang diperlukan untuk mewujudkannya," tulis Morales.
Juru bicara Kemenlu Israel Emmanuel Nahshon mengucapkan terima kasih kepada Guatemala atas "keputusan penting" tersebut.
"Berita indah dan persahabatan sejati!", tulisnya di Twitter.
Keputusan Morales itu disampaikan bertepatan dengan malam Natal, atau tiga hari setelah dua pertiga negara anggota PBB menolak keputusan Presiden AS Donald Trump yang mengakui Jerusalem sebagai ibukota negara zionis Israel.
Secara keseluruhan, 128 negara memilih untuk mempertahankan konsensus internasional bahwa status Jerusalem hanya dapat diputuskan melalui perundingan damai antara Israel dan Palestina.
Hanya delapan negara yang berdiri bersama Amerika Serikat dalam memberikan suara tidak atas resolusi yang diadakan di Majelis Umum PBB, di antaranya Guatemala dan Honduras sesama negara Amerika Tengah.
Guatemala dan Honduras sama-sama bergantung pada pendanaan AS untuk memperbaiki keamanan di wilayah mereka yang dikuasai gengster.
Kedua negara itu, bersama dengan El Salvador, yang dikenal sebagai Segitiga Utara Amerika Tengah. Kekerasan, korupsi dan kemiskinan menjadikan mereka sebagai negara penyumbang utama migrasi ilegal ke Amerika Serikat.
Morales, seperti Trump, adalah seorang entertainer televisi tanpa pengalaman politik yang nyata sebelum menjadi presiden Guatemala pada 2016.
Guatemala 'pro-Israel'
Pada Jumat (22/12), Morales menyertakan keputusan mendukung AS yang mengakui Jerusalem sebagai ibukota Israel dan itu diwujudkannya pada pemungutan suara di Majelis Umum PBB .
"Guatemala secara historis pro-Israel," katanya dalam sebuah konferensi pers di Guatemala City. "Dalam 70 tahun hubungan, Israel adalah sekutu kami," kata Morales.
"Kami memiliki cara berpikir Kristen bahwa, dan juga politiknya, kita telah percaya bahwa Israel adalah sekutu kita dan kita harus mendukungnya. Meskipun kita hanya berada di sembilan dunia (dalam pemungutan suara PBB), kita memiliki total kepastian dan keyakinan bahwa ini adalah jalan yang benar. "
Posisi Morales sendiri di perpolitikan dalam negeri rapuh dalam beberapa bulan terakhir karena tuduhan korupsi terhadapnya dan sedang diselidiki oleh sebuah badan khusus yang didukung PBB yang bekerja dengan jaksa Guatemala.
Untuk diketahui pula, sebelumnya, Duta Besar Amerika Serikat untuk PBB, Nikki Haley, mengatakan bahwa negaranya akan "mengambil nama" negara-negara yang menentang posisinya, dan Trump mengancam untuk mengurangi pendanaan ke negara-negara "yang mengambil uang kita dan kemudian memberikan suara melawan kita."
Beberapa sekutu penting AS abstain dari pemungutan suara PBB, di antaranya Australia, Kanada, Meksiko dan Polandia.
Lainnya, seperti Inggris, Prancis, Jerman dan Korea Selatan berada di mayoritas 128 negara yang mengecam keputusan sepihak untuk melihat Jerusalem sebagai ibukota Israel.
Delapan negara di sisi pemilihan AS adalah: Guatemala, Honduras, Israel, Kepulauan Marshall, Mikronesia, Nauru, Palau dan Togo.
Setelah keputusan AS mengenai Jerusalem, presiden Palestina Mahmud Abbas mengatakan bahwa dia akan "tidak lagi menerima" rencana perdamaian yang diusulkan oleh AS, yang melakukan pukulan pre-emptive terhadap sebuah inisiatif baru yang diharapkan oleh Washington tahun depan.
Trump telah menugaskan menantunya Jared Kushner, yang tidak memiliki pengalaman sebelumnya dalam pemerintahan, dengan mempelopori upaya rencana perdamaian yang rumit.(AFP/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved