Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSULAT Jenderal RI di Hong Kong telah meminta klarifikasi atau keterangan dari otoritas Hong Kong terkait penolakan dai kondang Ustaz Abdul Somad untuk memasuki wilayah negaranya.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Lalu Muhammad Iqbal melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin (25/12), menyatakan bahwa setelah mendapat informasi Ustaz Abdul Somad ditolak masuk ke wilayah Hong Kong, maka KJRI segera berkomunikasi dan meminta klarifikasi kepada pihak imigrasi setempat.
Proses interogasi Ustaz Abdul somad di bandara Hong Kong berlangsung cepat
sekitar satu jam, kata Iqbal, sehingga staf KJRI yang dikirim tidak sempat bertemu untuk memberikan pendampingan kekonsuleran kepada Ustaz Somad.
Baca juga: Diusir dari Hongkong, Ini Klarifikasi Ustaz Abdul Somad
Hingga akhirnya, Ustaz Somad diterbangkan kembali dengan pesawat yang sama.
Iqbal mengatakan bahwa sesuai hukum internasional pihak otoritas Hong Kong
memang tidak ada kewajiban memberikan penjelasan mengenai alasan penolakan
masuk Ustaz Abdul Somad ke wilayahnya.
"Walaupun keputusan mengizinkan atau menolak seseorang adalah keputusan
berdaulat suatu negera, Perwakilan RI akan berusaha memberikan perlindungan yang sama kepada semua warga negara sejauh situasinya memungkinkan," kata Iqbal.
Ustaz Abdul Somad berangkat ke Hong Kong untuk memenuhi undangan memberikan ceramah kepada para TKI yang bekerja di Hong Kong.
Namun sesampainya di Bandara Hong Kong pada Sabtu, ustaz kondang lulusan
Mesir dan Maroko itu ditolak masuk oleh otoritas Hong Kong dan dipulangkan
ke Indonesia.(Ant/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved