Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
EMMERSON Mnangagwa, yang dipecat sebagai wakil presiden oleh Robert Mugabe dan berujung pada pemakzulan pemimpin veteran tersebut, resmi dilantik sebagai Presiden Zimbabwe, Jumat (24/11).
"Saya Emmerson Dambudzo Mnangagwa bersumpah bahwa sebagai Presiden Republik Zimbabwe saya akan setia kepada Zimbabwe dan patuh, menjunjung tinggi dan mempertahankan konstitusi dan semua undang-undang Zimbabwe lainnya," ujarnya saat pengambilan sumpah jabatan di hadapan hakim agung.
Mnangagwa kemudian menerima rantai dan selempang kepresidenan, dan menerima hormat dan janji dari pemimpin militer dan keamanan negara tersebut.
Sementara itu, kerumunan puluhan ribu orang yang menyaksikan momen tersebut larut dalam kegembiraan. Atmosfer sukacita memenuhi sudut-sudut Stadion Olahraga Nasional di Ibu Kota Harare. Mereka hadir di sana untuk menyaksikan pelantikan Emmerson Mnangagwa sebagai presiden negara di selatan Afrika itu setelah bertahun-tahun mereka berada dalam rezim Mugabe.
Penembak jitu mengambil posisi di sekitar stadion di tengah keamanan yang ketat saat para pendukung Mnangagwa hanyut dalam kegembiraan, masuk dengan menampilkan tarian, dansa, dan musik.
'Kami berterima kasih kepada tentara kami', demikian salah satu spanduk di stadion, merujuk pada kudeta militer atas Mugabe setelah ia memecat Mnangagwa.
Banyak orang Zimbabwe biasa optimistis tentang kepresidenan Mnangagwa. Mereka berharap perubahan dalam komando dapat membawa negara ke jalurnya dalam memperbaiki situasi ekonomi yang buruk.
"Saya menaruh kepercayaan saya pada dia," kata Tinashe Sihlangu. Pria 23 tahun tersebut mengatakan pemimpin baru memberinya harapan untuk mendapatkan pekerjaan.
"Kami sudah melihat dari kinerjanya sebagai wakil presiden bahwa dia adalah orang yang mau bertindak, jadi saya tidak ragu lagi dia dapat membalikkan keadaan dan menciptakan lebih banyak pekerjaan untuk kita orang muda," ujarnya kepada Al Jazeera.
Politikus Partai ZANU-PF berjuluk ‘buaya’ itu menjadi presiden kedua Zimbabwe sejak merdeka dari pemerintahan minoritas kulit putih pada 1980.
Pemimpin baru itu kemudian menyapa kerumunan puluhan ribu dengan kepalan tinju terangkat. Mnangagwa, mantan menteri kehakiman dan pertahanan, adalah seorang kunci Mugabe yang dipercaya selama beberapa dekade sampai ia jatuh karena ambisi sang istri, Grace Mugabe.
"Kami sangat gembira dan berharap banyak dari Mnangagwa. Kami berada di bawah kediktatoran dalam waktu yang sangat lama," kata Sharon Mauyakufa, 23 tahun, merujuk pada Mugabe.
Meskipun memiliki hubungan panjang dengan rezim Mugabe, termasuk keruntuhan ekonomi dan pelanggaran hak asasi manusia, Mnangagwa menjanjikan demokrasi dan mengulurkan tangan ke negara-negara lain untuk meminta bantuan. (AFP/AP/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved