Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Dua Orang Ditangkap di Maroko Diduga Terkait Serangan di Barcelona

MICOM
23/8/2017 11:57
Dua Orang Ditangkap di Maroko Diduga Terkait Serangan di Barcelona
(AFP)

KEPOLISIAN Maroko menangkap dua orang yang diduga terkait dengan tersangka pelaku serangan yang menewaskan 13 orang di kota Barcelona, Spanyol pada Kamis (17/8) lalu.

Salah seorang pria berusia 28 tahun ditahan di Nador, di dekat daerah kantong Melilla, Minggu (20/8). Ia tinggal selama 12 tahun di Barcelona dan dicurigai memiliki hubungan dengan kelompok IS, serta diduga telah merencanakan serangan terhadap kedutaan besar Spanyol di Rabat.

Dalam laporan yang disampaikan stasiun televisi 2M, tersangka kedua ditangkap di kota Oujda, dekat perbatasan Maroko dengan Aljazair, merupakan penduduk Ripoll, kota kecil di Spanyol
timur laut, sebuah tempat banyak dihuni anggota jaringan IS. Kedua terduga ditangkap pada Minggu, namun pejabat berwenang Maroko belum menyampaikan pernyataan resminya.

Pengusutan pelaku serangan teror yang menewaskan 13 orang dan melukai 120 orang tersebut dilakukan. Pada Senin (22/8), kepolisian Spanyol menembak mati seorang warga negara Maroko berusia 22 tahun, Younes Abouyaaqoub, yang mereka sebut sebagai pengemudi mobil van yang menabrak kerumunan orang di jalan raya Las Ramblas, Barcelona Kamis lalu itu.

Kelompok IS mengaku bertanggung jawab atas serangan van itu dan sebuah serangan mematikan terpisah beberapa jam kemudian, di lokasi wisata pantai Cambrils, sebelah selatan Barcelona.

Polisi mengatakan bahwa terduga pemimpin jaringan kelompok garis keras tersebut, Abdelbaki Es Satty, tewas ketika terjadi ledakan di sebuah rumah yang digunakan oleh kelompok tersebut untuk merakit bom. Ledakan tersebut terjadi sehari sebelum dilancarkannya serangan Barcelona.

Di desa Tangaya, Maroko utara, petugas keamanan ditempatkan di dekat rumah keluarga Es Satty, para reporter dilarang untuk mendekat pada Selasa. Warga sekitar mengatakan bahwa Es Satty, yang berusia pertengahan 40an, telah meninggalkan rumah keluarganya sejak lebih dari 15 tahun lalu.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya