Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
KERUSUHAN yang terjadi selama berjam-jam terjadi di penjara kota Puerto Ayacucho, Amazonas, Venezuela sejak Selasa (15/8) dini hari hingga Rabu (16/8). Sekitar 37 orang tewas menurut pejabat setempat dan tragedi tersebut tengah diselidiki kejaksaan.
Kejaksaan sempat menyatakan 14 pejabat terluka tanpa menyebut adanya korban tewas. Gubernur Amazonas, Liborio Guarulla sebelumnya menyatakan jumlah korban tewas hingga 35 orang lewat Twitter.
Jumlah narapidana dalam tahanan tersebut hingga 105 orang saat terjadi kerusuhan. Dua kelompok pemantau penjara, A Window to Freedom dan Venezuelan Prisons Observatory menyatakan 37 yang tewas tersebut adalah narapidana.
"Ini adalah kerusuhan terburuk yang kami alami di fasilitas pencegehan dan penahanan," tutur Carlos Nieto dari A Window to Freedom, seperti ditulis AFP.
"Yang satu ini, tahanan seharusnya ditahan hingga 48 jam tapi ada tahanan yang telah berada di sana selama bertahun-tahun," katanya.
Kerusuhan itu bukanlah yang terburuk. Kerusuhan paling mematikan di penjara Venezuela terjadi pada 2013.
Saat itu 60 orang tewas dan lebih dari 150 orang terluka di fasilitas Uribana, negara bagian barat Lara.
Akhir tahun lalu negara itu memiliki 88.000 tahanan atau jumlahnya lebih dari dua kali lipat kapasitas penahanan resmi.
Menurut Nieto, ruang tahanan tersedia 35 ribu sehingga sekitar 33 ribu tahanan dikirim ke pusat-pusat pencegahan seperti di Puerto Ayacucho, sembari menunggu persidangan. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved