Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
RASISME muncul lagi di Amerika Serikat. Demonstrasi oleh nasionalis kulit putih di Charlottesville, Virginia berakhir dengan kekacauan setelah sebuah mobil menabrak kelompok demonstran itu.
Seorang tewas dan 26 lainnya luka-luka hingga Gubernur Virginia, Terry McAuliffe mengumumkan keadaan darurat.
Pengendara mobil, James Alex Fields Jr, 20, dari Ohio, ditangkap dan telah didakwa melakukan pembunuhan tingkat dua, melukai, memukul, dan lari, menurut Kepolisian Charlottesville.
Kolonel Martin Kumer, Inspektur Penjara Daerah Albemarle-Charlottesville, mengatakan Fields telah ditahan pada Sabtu (12/8). Fields dikabarkan telah mendapatkan seorang pengacara untuk sidang awal pada pada Senin (14/8).
Samantha Bloom, ibu Fields, mengaku putranya mengirim pesan singkat bahwa dia akan pergi ke demonstrasi tersebut.
Beberapa jam setelah tabrakan , polisi mengatakan salah satu helikopter mereka jatuh di luar Charlottesville dan menewaskan dua polisi, Letnan H. Jay Cullen dari Midlothian dan Trooper-pilot Berke M.M. Bates Quinton.
Helikopter tersebut membantu aparat penegak hukum untuk memantau demonstrasi. Penyebab kecelakaan helikopter di sekitar daerah berhutan sedang diselidiki dan sejauh ini tidak ada indikasi sabotase.
Namun kematian dua polisi itu dikaitkan dengan korban perempuan 32 tahun yang tewas dalam tabrakan mobil.
Kabar terakhir, Kepolisian Virginia telah menangkap tiga tersangka lainnya yakni Troy Dunigan, 21, dari Chattanooga, Tennessee, didakwa melakukan tindakan tidak tertib; Jacob L Smith, 21, dari Louisa, Virginia, didakwa melakukan penyerangan; dan James M O'Brien, 44, dari Gainesville, Florida, didakwa membawa pistol tersembunyi.
Kekacauan itu akibat bentrokan pendukung sayap kanan putih, 'Alt-Right', dengan slogan 'Make America Great Again' serta bendera konfederasi Black Lives Matter dengan kelompok yang mengangkat tangan dengan hormat Nazi.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump mengecam peristiwa itu dengan banyak sisi dapat disalahkan dan kebencian serta kefanatikan adalah masalah yang sudah berakar sebelum dia atau Barrack Obama berkuasa.
"Kami mengecam sangat keras, kebencian, kefanatikan, dan kekerasan di banyak sisi. Kebencian dan lainnya harus berhenti sekarang. Kita harus berkumpul bersama dengan cinta untuk bangsa kita," kata Trump dari liburannya di klub golfnya di Bedminster, New Jersey.
Pernyataan Trump itu ditanggapi dengan sinis oleh beberapa pejabat baik dari Partai Republik atau Demokrat karena menurut mereka itu hanya persoalan rasis dan supremasi kulit putih atau domestik teror bukan masalah dari banyak sisi.
"Sangat penting bagi bangsa untuk mendengar @potus menggambarkan peristiwa di #Charlottesville apa adanya, serangan teror oleh #whitesupremacists," kata Senator Florida, Marco Rubio lewat twitter.
"Saya memiliki sebuah pesan untuk semua supremasi kulit putih dan Nazi yang datang ke Charlottesville hari ini. Pesan kami sederhana. Pulang ke rumah. Anda tidak diinginkan dalam persemakmuran yang besar ini," kata McAuliffe.
Para pengunjuk rasa berbaris di kota-kota di California untuk mengecam rasisme setelah terjadi kekerasan mematikan yang meletus pada demonstrasi nasionalis kulit putih di Virginia.
Di Oakland, California, ratusan demonstran melakukan aksi damai di Interstate 580, seperti dilansir dari The San Francisco Chronicle. Seorang demonstran membawa tulisan 'Panggil itu apa adanya. Supremasi putih'.
Aksi damai juga dilakukan di Los Angeles dan malam penuh lilin diadakan di San Francisco dan El Cajon, San Diego County. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved