Headline

Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.

Komandan Kelompok Abu Sayyaf Terbunuh

Irene Harty
13/8/2017 17:46
Komandan Kelompok Abu Sayyaf Terbunuh
(AFP)

KOMANDAN kelompok pengikut Abu Sayyaf, Badong Muktadil tewas dibunuh tentara Filipina pada Minggu (13/8).Muktadil dituduh membajak kapal Vietnam, menculik, membunuh, dan menyerang kapal asing di laut berbatasan Malaysia.

Dalam pernyataan resmi, Komandan Gugus Tugas Anti-Terorisme Filipina, Brigadir Jenderal Cirilito Sobejana, tentara Filipina sedang berpatroli di laut mati Pulau Jolo, 1.000 km selatan Manila pada Sabtu (12/8). Saat itu mereka bertemu dengan kelompok Abu Sayyaf pimpinan Muktadil yang berada di kapal kayu dan bentrok pun terjadi.

Pihak militer Filipina mengklaim kematian komandan kelompok itu menjadi kerugian besar pihak teroris. "Netralisasi Badong menjadi kemunduran besar lainnya bagi kelompok Abu Sayyaf, terutama dalam penculikan dan terorisme mereka," kata Sobejana.

Pada hari yang sama saat bentrokan, tiga orang yang diculik kelompok itu di Filipina Selatan berhasil melarikan diri. "Sementara para penculik melakukan salat subuh, korban mengambil keuntungan dan (lari) tapi mereka dikejar dan ditembaki," ungkap Kepala Polisi Regional, Reuben Sindac.

Namun nasib orang keempat yang juga lari ke arah yang berbeda belum jelas. Mereka menghindari peluru saat berlari setelah tipu muslihat dengan uang tebusan palsu gagal.

Kelompok Abu Sayyaf sempat menerima sejumlah uang tunai untuk para sandera pada Kamis (10/8) tapi ditolak karena ketahuan uang itu palsu.

Serangan lain yang dilakukan kelompok Muktadil adalah penculikan enam anggota awak kapal kargo berbendera Vietnam pada Februari dan pembunuhan satu anggota awak kapal.

Salah satu anggota awak kapal dari MV, Giang Hai juga tewas dalam bentrokan antara penculik dan tentara di Jolo pada Juli. Belum jelas korban itu tewas karena baku tembak atau ditembak oleh orang-orang bersenjata Abu Sayyaf.

Kelompok tersebut diyakini menahan sekitar 20 sandera, termasuk 14 orang asing, di pulau Jolo dan didekatnya, Provinsi Basilan. Abu Sayyaf dianggap afiliasi negara Islam Irak dan kelompok Levant (ISIL).

Isnilon Hapilon, pemimpin Abu Sayyaf, telah diidentifikasi sebagai kepala pejuang ISIL yang memerangi tentara pemerintah di Marawi City sejak 23 Mei. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya