Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Presiden Ajak ASEAN Perangi Terorisme dan Narkoba

Achmad Zulfikar Fazli
11/8/2017 13:35
Presiden Ajak ASEAN Perangi Terorisme dan Narkoba
(ANTARA/ROSA PANGGABEAN)

PRESIDEN Joko Widodo mengajak negara-negara anggota ASEAN untuk bersama-sama memerangi aksi kejahatan terorisme. Apalagi, ASEAN kini tengah menghadapi tantangan ancaman dari kelompok radikal dan kejahatan lintas batas.

"Ancaman terorisme merupakan ancaman nyata, serangan terorisme di Marawi menjadi wake up call bagi kita yang perlu direspons dengan segera. Kita harus bersatu menggalang kerja sama, memperkuat sinergi memerangi terorisme," ujar Jokowi dalam sambutannya di peringatan 50 tahun ASEAN di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Jumat (11/8).

Presiden menambahkan dalam menghadapi terorisme, Indonesia telah menggagas hubungan trilateral bersama Filipina dan Malaysia. Tiga negara itu bersepakat untuk bersama membahas penguatan dalam pemberantasan terorisme di Manila sejak 22 Juni 2017.

Tak hanya itu, lanjut dia, Indonesia juga menggagas pertemuan subregional bersama dengan Australia, Selandia Baru, Malaysia, Brunei Darussalam dan Filipina di Manado pada 29 Juni 2017. Tujuannya, untuk memerangi serangan dari kelompok-kelompok radikal.

"Saya yakin dengan kerja sama yang lebih erat lebih kuat kita bersama-sama akan mampu melawan ancaman terorisme di kawasan ini," kata dia.

Ancaman besar lain bagi kawasan, kata Jokowi, ialah peredaran narkoba. Ia menilai narkoba menjadi salah satu ancaman besar yang perlu mendapatkan perhatian, karena itu Indonesia telah menetapkan darurat narkoba di Tanah Air.

Presiden tak ingin obat-obatan terlarang merusak masa depan para pemuda ASEAN. Untuk itu, ia meminta negara-negara ASEAN harus menyatakan perang kepada narkoba dan obat-obat terlarang.

"Tidak ada jalan lain kecuali bersatu menyelamatkan ASEAN dari narkoba dari obat-obat terlarang," tegas dia. (MTVN/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya