Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

11 Orang Tewas Tersambar Petir

Anastasia Arvirianty
31/7/2017 19:56
11 Orang Tewas Tersambar Petir
(ANTARA/Muhammad Adimaja)

PETIR yang menyambar di India Timur, menewaskan sedikitnya 11 orang, saat sebagian besar bagian negara tersebut dilanda banjir. tercatat 15 orang lainnya mengalami luka-luka.

Pejabat manajemen bencana di negara bagian tersebut mengatakan, para korban tengah bekerja di ladang di negara bagian Odisha saat petir menerpa mereka. "Korban tewas kemungkinan akan meningkat karena banyak yang terluka parah," ujar Kepala Otoritas AK Das.

Hujan lebat telah mendatangkan malapetaka di beberapa negara bagian lain di India, merusak jalan dan jaringan listrik, dengan hampir 700 orang dilaporkan tewas di seluruh negeri.

Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan dalam sebuah pidato radio pada hari Minggu bahwa bantuan yang diperlukan telah disediakan.

Sebanyak 20 negara telah menderita dalam musim hujan saat ini yang dimulai sejak Juni lalu. Musim hujan ini telah membawa bencana terburuk di India, dan secara akumulasi telah menyebabkan ratusan orang tewas dan jutaan orang mengungsi.

Di negara bagian barat Gujarat, 213 orang tewas dalam minggu-minggu banjir, kata manajemen bencana negara bagian. Adapun, kematian hampir dua kali lipat ke tingkat saat ini pada akhir pekan dengan sekitar 100 mayat ditemukan setelah air mulai surut.

Tidak hanya itu, longsor dan banjir bandang di negara bagian Arunachal Pradesh dan Assam di timur laut sejak April telah menyebabkan puluhan orang tewas. Sementara itu negara bagian timur Jharkhand dan Bihar juga terkena dampak parah, dengan hampir 140 korban petir dilaporkan di Bihar sejak Mei.

Suresh Kumar, pejabat manajemen bencana terkemuka Bengal Barat, mengatakan setidaknya 31 kematian dilaporkan terjadi dalam seminggu banjir di negara tersebut.

"Hujan lebat telah menyebabkan kerusakan besar di beberapa distrik," pungkas Kumar. (AFP/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya