Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Saudi Dituding Hambat Jemaah Haji Asal Qatar

Indah Hoesin
31/7/2017 16:51
Saudi Dituding Hambat Jemaah Haji Asal Qatar
(AFP PHOTO / Amer HILABI)

PIHAK berwenang Qatar menuding Arab Saudi telah membahayakan para jemaah haji asal Qatar dengan menolak menjamin keamanan mereka di Mekah.

Kementerian Urusan Islam Qatar, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kantor berita resmi QNA pada Minggu (30/7), mengatakan Saudi telah menolak untuk berkomunikasi mengenai keamanan dan fasilitas jemaah haji Qatar.

Qatar juga menuding Riyadh telah mencampuradukkan politik dengan salah satu pilar Islam, yang menurut Doha dapat menyebabkan terampasnya hak umat Islam untuk melaksanakan kewajiban suci tersebut.

Sekitar 20 ribu warga Qatar menurut pernyataan tersebut telah terdaftar untuk melaksanakan haji tahun ini dan membantah klaim Saudi yang menyebut Doha telah menangguhkan pendaftaran mereka.

"Penyimpangan fakta dimaksudkan untuk membuat hambatan bagi jemaah dari Qatar ke Mekah, menyusul krisis yang diciptakan oleh negara-negara yang mengisolasi," ujar kementerian Qatar, merujuk pada Saudi dan sekutunya.

Haji, adalah salah satu pilar Islam yang wajib dilakukan umat Islam yang mampu setidaknya sekali dalam seumur hidup dan akan berlangsung tahun ini di awal bulan September.

Pada 20 Juli, Riyadh mengatakan penduduk Qatar yang akan melaksanakan ibadah haji tahun ini akan diizinkan masuk namun dengan sejumlah batasan tertentu.

Salah satunya menurut Kementerian Haji Saudi, jamaah asal Qatar yang tiba dengan pesawat harus menggunakan maskapai penerbangan yang sesuai dengan kesepakatan.

Kemudian mereka juga perlu mendapatkan visa setelah tiba di Jeddah atau Madinah, satu-satunya titik untuk memasuki Saudi.

Saudi dan sekutunya, Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab memutuskan hubungan diplomatik dan memberlakukan sanksi terhadap Doha pada 5 Juni, termasuk penutupan wilayah udara mereka untuk maskapai penerbangan Qatar.

Keempat negara Arab tersebut menuduh Qatar mendukung kelompok ekstremis dan menjalin hubungan erat dengan Iran yang didominasi Syiah, saingan utama negara Arab yang mayoritas Sunni.

Doha telah membantah tuduhan tersebut dan menuduh Saudi dan sekutunya telah melakukan isolasi terhadap Qatar. (AFP/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya