Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

OIC Adakan Pertemuan Darurat Bahas Kondisi Mutakhir Jerusalem

Antara
31/7/2017 08:35
OIC Adakan Pertemuan Darurat Bahas Kondisi Mutakhir Jerusalem
(AP/Mahmoud Illean)

ORGANISASI Kerja Sama Islam (OIC) berencana mengadakan pertemuan darurat di Istanbul, Turki, pada Selasa (1/8), guna membahas kerusuhan Israel-Palestina di Jerusalem.

Menteri luar negeri dari negara anggota OIC dijadwalkan membahas berlanjutnya dukungan bagi umat muslim di Jerusalem guna melestarikan identitas mereka (Palestina) dan tempat suci Islam, termasuk Masjid Al-Aqsa, di tengah aksi pembatasan baru-baru ini oleh Israel atas masuknya warga muslim ke masjid
tersebut.

Pertemuan itu juga dimaksudkan 'untuk mengirim pesan' kepada masyarakat internasional oleh Dunia Islam, untuk menuntut Israel menghormati semua resolusi PBB, Konvensi Jenewa dan semua resolusi mengenai masalah Palestina dan Masjid Al-Aqsa.

Masjid Al-Aqsa adalah bagian integral wilayah Palestina yang diduduki oleh Israel sejak 1967, tambah laporan tersebut. Sebelumnya, OIC juga sudah mengadakan pertemuan darurat yang dilakukan oleh wakil tetap negara anggotanya pada Senin lalu guna membahas kerusuhan terkini Israel-Palestina.

Pada 20 Juli, OIC juga mengadakan konferensi internasional di Baku, Azerbaijan, bersama Komite PBB mengenai Pelaksanaan Hak Rakyat Palestina yang Tak Bisa Dibantah, guna membahas situasi di Jerusalem.

Bentrokan dan kerusuhan sering kali meletus di wilayah yang diduduki Israel secara ilegal dan baru-baru di lingkungan Masjid Al Aqsa, sejak 14 Juli lalu. Bentrokan yang mengakibatkan korban jiwa itu terjadi setelah tentara zionis Israel memberlakukan langkah keamanan di kompleks Masjid Al-Aqsa, tempat suci ketiga Islam, setelah peristiwa penembakan maut.

Tindakan itu, termasuk pemasangan alat pendeteksi logam dan kamera di pintu masuk kompleks tersebut, dipandang sebagai upaya Israel untuk menguasai seluruh tempat suci itu, yang dikelola oleh lembaga agama Jordania.

Atas tekanan internasional, Israel telah memindahkan semua langkah keamanan di pintu masuk kompleks tersebut, tapi terus melarang orang Palestina muslim yang berusia di bawah 50 tahun untuk salat di Masjid Al-Aqsa.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya