Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Inggris Cabut Larangan Bawa Alat Elektronik Dalam Penerbangan dari Turki

MIOL/Reuters
28/7/2017 23:05
Inggris Cabut Larangan Bawa Alat Elektronik Dalam Penerbangan dari Turki
(AFP)

OTORITAS pemerintah Inggris telah mencabut larangan bagi penumpang yang membawa alat-alat elektronik ke kabin pesawat pada sejumlah penerbangan dari Turki ke Inggris Raya. Pencabutan regulasi itu dilakukan setelah sejumlah langkah baru menyangkut keamanan diterapkan.

Pemerintah Inggri juga mengatakan bahwa larangan-larangan lainnya akan dipertimbangkan kasus per
kasus. Sebelumnya, pada Maret Inggris mengikuti langkah Amerika Serikat dalam menerapkan aturan penerbangan terhadap sejumlah negara, terutama yang mayoritas berpenduduk muslim dengan menerapkan larangan bagi penumpang untuk membawa peralatan elektronik ke kabin pesawat, yang terbang dari sejumlah negara di Timur Tengah dan Afrika.

Langkah tersebut diambil Inggris dan AS sebagai tanggapan atas ancaman-ancaman keamanan, yang tidak disebutkan secara rinci. Sementara AS sudah mengakhiri larangan tersebut pada awal Juli, Inggris masih menerapkannya hingga kemarin.

"Setelah mempertimbangkan dengan seksama perubahan-perubahan yang diterapkan pada Maret, serta bekerja sama dengan para mitra internasional dan industri kita menyangkut langkah pengamanan tambahan yang lebih kuat, sekarang kami bisa mencabut larangan untuk membawa peralatan elektronik ke kabin pada beberapa penerbangan menuju Inggris Raya," kata Menteri Transportasi Chris Grayling dalam pernyataan, Jumat (28/7).

Sekarang, para penumpang pesawat diperbolehkan membawa komputer jinjing dan 'tablet' (komputer layar sentuh, red) pada penerbangan Turkish Airlines dari dua bandar udara di Istanbul, yaitu Ataturk dan Sabiha Gokcen.

Izin yang sama juga diterapkan pada penerbangan Pegasus Airline dari Sabiha Gokcen dan Izmir, menurut pengumuman Departemen Transportasi Inggris. Inggris mengatakan bahwa Sabiha Gokcen merupakan bandar udara pertama yang mendapatkan pencabutan larangan secara penuh.

Namun, larangan untuk membawa alat-alat elektronik ke kabin masih diterapkan pada berbagai penerbangan dari bandara internasional Ataturk dan Izmir serta dari bandara-bandara lainnya di Turki, juga di Lebanon, Mesir, Jordania, Arab Saudi dan Tunisia.

Inggris mengatakan larangan-larangan lainnya akan dicabut setelah pemerintah menetapkan bahwa langkah pengamanan yang memadai sudah diterapkan. "Larangan lainnya hanya akan dicabut kalau kami merasa bahwa keadaannya sudah aman dan sebanding," kata Grayling.(OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya