Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
ISRAEL, Selasa (25/7), telah mencopot detektor logam yang mereka pasang di situs suci Al-Aqsa setelah menuai perlawanan dari warga Palestina. Namun tensi di wilayah itu tetap mengkhawatirkan karena otoritas Israel berencana mengganti dengan kamera pengawas (CCTV).
Pencopotan detektor metal dilakukan setelah diplomasi internasional intensif dalam upaya mencegah pecahnya kerusuhan yang lebih luas melampaui Israel dan wilayah Palestina.
"Kabinet keamanan Israel menerima rekomendasi semua badan keamanan untuk mengubah inspeksi dari penggunaan detektor logam ke inspeksi keamanan berdasarkan teknologi maju dan cara lainnya," kata sebuah pernyataan kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Warga Palestina mengatakan langkah-langkah keamanan baru yang diambil Israel, termasuk pemasangan CCTV, tetap tak dapat diterima.
Perdana Menteri Palestina, Rami Hamdallah, dan ulama senior muslim yang mengawasi kompleks Al-Aqsa menolak tindakan Israel yang baru dan menuntut agar semuanya disingkirkan.
"Kami menolak semua hambatan yang menghalangi kebebasan beribadah dan kami menuntut kembalinya situasi ke kondisi sebelum 14 Juli," tegas Hamdallah di Tepi Barat yang diduduki Israel.
Waqf, badan keagamaan Yordania yang mengelola situs suci Islam di Kompleks Al-Aqsa, mengatakan jemaah akan bertahan salat di jalanan di luar kompleks.
Para pakar dan pengacara mengatakan kamera pengawas merupakan ancaman yang jauh lebih besar bagi orang-orang Palestina dan menjadi pelanggaran lain terhadap hukum internasional.
"Kamera-kamera itu akan dapat mendeteksi wajah dan identitas, itu berarti Israel memberlakukan kontrol penuh atas wilayah al-Haram al-Sharif. Peran Yordania menjadi dikesampingkan dan fungsi penjaga Palestina menjadi tidak sah, karena pemain sesungguhnya adalah mereka yang di balik layar memantau kamera," Khalil Shaheen, seorang analis politik di Ramallah.
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, kemarin, mendesak semua umat Islam untuk mengunjungi dan melindungi Jerusalem.
"Saya menyeru semua muslim. Siapapun yang memiliki kesempatan harus mengunjungi Yerusalem, Masjid Al-Aqsa," kata Erdogan di Ankara. "Ayo, mari kita semua melindungi Jerusalem." (AFP/Aljazeera/X-12)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved