Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Kekerasan Merembet, Utusan Trump Berangkat ke Al Aqsa

Irene Harty
24/7/2017 20:57
Kekerasan Merembet, Utusan Trump Berangkat ke Al Aqsa
(AFP PHOTO / ABBAS MOMANI)

JASON Greenblatt, Utusan utama Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berangkat ke Israel pada Senin (24/7) untuk meredakan ketegangan di kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem Timur yang sudah memicu kekerasan pihak Israel dan memakan korban jiwa.

Keberangkatan Jason dilakukan setelah dalam seminggu terakhir, ketegangan terjadi di kompleks Masjid Haram al-Sharif atau Bukit Bait Suci sebagai pusat konflik Israel-Palestina. Ketegangan juga merembet ke tempat lain.

Insiden terakhir terjadi pada Minggu (23/7) malam di Amman ketika seorang warga Yordania yang akan mengganti perabotan dituding menyerang seorang petugas keamanan Israel dengan obeng di kompleks kedutaan Israel.

Motif serangan tidak jelas dan menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut. Petugas keamanan itu lalu menembak mati orang Yordania itu bersama seorang dokter warga Yordania yang tanpa sengaja tertembak, menurut pejabat Israel.

Warga Yordania yang ditembak pertama diidentifikasi sebagai orang Palestina berusia 17 tahun sedangkan penjaga keamanan hanya terluka ringan.

Menanggapi hal itu, pemerintah Yordania berkeinginan menanyai penjaga tersebut tapi Israel berkeras penjaga itu punya kekebalan diplomatik. Namun Yordania menolak untuk membiarkan penjaga tersebut pergi tanpa penyelidikan.

Situs berita Yordania Hala Akhbar mengutip pejabat diplomatik dan keamanan Yordania mengatakan bahwa Yordania mungkin akan melakukan tindakan diplomatik jika Israel menolak untuk memenuhi permintaannya.

"Yordania telah meminta untuk menanyai penjaga keamanan kedutaan Israel ... (dan) Israel masih memeriksa permintaan tersebut," kata seorang sumber pemerintah Yordania.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengaku telah berbicara dengan penjaga dan meyakinkan Israel andal mengatasi situasi. Perundingan untuk mengevakuasi staf kedutaan Israel juga sedang dilakukan dalam situasi tegang ini.

Surat kabar Israel, Haaretz melaporkan seorang pejabat senior pertahanan akan pergi ke Amman untuk menenangkan situasi pada Senin (24/7).

Israel juga kembali menyerang Kelompok Islam Hamas di Gaza pada Senin (24/7) beberapa jam setelah rudal ditembakkan melintasi perbatasan dari daerah Palestina.

"Tank (Israel) menargetkan sebuah pos milik organisasi teror Hamas di Jalur Gaza selatan pada dini hari," isi pernyataan militer. (AFP/AP/X-12)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ahmad Punto
Berita Lainnya