Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

1.000 BI Corner untuk Edukasi Keuangan

Irene Harty
02/12/2015 00:00
1.000 BI Corner untuk Edukasi Keuangan
BI Corner(Antara)

ZAMAN terus berkembang pesat. Manusia semakin pintar dan mampu mengembangkan berbagai hal terutama teknologi untuk memperoleh informasi. Salah satunya menyangkut literasi keuangan yang berasal dari kebijakan bank sentral.

Bank Indonesia (BI) mengakui ekonomi rumah tangga merupakan poin penting bagi stabilitas ekonomi bangsa. Oleh karena itu ekonomi rumah tangga memerlukan edukasi keuangan yang lebih baik. Siapakah yang paling tepat menjadi motor perubahan pemahaman keuangan keluarga? Tentu kaum muda.

Terkait hal itu, melalui Program Sosial Bank Indonesia yang bertema Indonesia Cerdas, BI berinisiatif membantu edukasi lewat pembangunan sarana Pojok Baca atau BI Corner.

Bagi BI, upaya tersebut dilakukan agar masyarakat, khususnya kaum muda mendapat sumber informasi berkualitas yang bisa meningkatkan daya saing. Selain itu, BI juga bisa lebih dekat dengan publik sejak usia dini.

"Bank Indonesia tidak hanya berkutat dengan urusan moneter, persoalan ekonomi lokal dan nasional secara makro pun menjadi perhatian serius," ungkap Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo dalam peluncuran BI Corner di STIKOM Balikpapan, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu.

Tidak tanggung-tanggung, BI bakal membangun 1.000 BI Corner sampai 2020 yang tersebar di berbagai perguruan tinggi dan sekolah-sekolah sampai perpustakaan daerah. BI yakin upaya itu akan menjangkau 500 ribu mahasiswa dan masyarakat umum.

Pada akhir 2015 ini, 106 BI Corner berukuran 12 meter hingga 24 meter persegi akan menghiasi pojok ruangan perpustakaan universitas dan perpustakaan daerah dari Sabang hingga Merauke. 25 dari BI Corner tersebut berlokasi di Jabodetabek.

Hal yang menarik dari BI Corner bukanlah sekadar ruang membaca dengan koleksi terkini atau konten menarik secara audio visual dengan tuntunan petugas, melainkan juga penyelenggaraan berbagai aktivitas yang mengundang minat baca dan belajar. Mulai dari diskusi atau bedah buku, kompetisi baik resensi buku atau penulisan esai, sampai <>sharing pengetahuan tentang tugas dan peran Bank Indonesia dilakukan di sana. Itu semua untuk menciptakan komunitas berliterasi keuangan yang berkesinambungan.

Desain modern futuristik yang dominan diyakini pula dapat juga memberi kenyamanan dalam membangun komunitas tersebut. "Fasilitas ruang baca didesain secara menarik dan nyaman serta berisi berbagai buku dan literatur berkualitas termasuk publikasi terbitan Bank Indonesia," lanjut Agus.

Syarat sederhana
Untuk memiliki BI Corner di perpustakaan terdekat bukanlah hal yang sulit. BI menyebut kriteria-kriteria sederhana yang menjadi pertimbangan untuk memilih tempat dibangunnya BI Corner.

BI akan melihat pengelolaan perpustakaan yang baik dan memadai, belum memiliki pojok baca, atau sudah memiliki maksimal dua pojok baca, adanya ruang minimal seluas 12 meter persegi untuk pembangunan BI Corner lengkap dengan pendingin ruangan dan wifi.

Pengelola perpustakaan akan terus bekerja sama melakukan kegiatan-kegiatan di BI Corner, mempublikasikan, dan tentunya merawat dengan baik fasilitas BI Corner. Tak berhenti disitu, BI akan memonitor pemanfaatannya melalui laporan tertulis soal kondisi dan jumlah pengunjung BI Corner ke YPPI atau kantor perwakilan BI setempat.

Sejauh ini para pengguna BI Corner terutama mahasiswa cukup antusias. "Kami tentu senang BI Corner dibangun di kampus kami. Itu akan membantu kami belajar lebih banyak tentang sistem keuangan kita," celetuk seorang mahasiswa STIKOM Balikpapan saat ditemui seusai peluncuran BI Corner di kampus tersebut.

BI pun memahami pentingnya menumbuhkan minat baca sejak usia sangat dini. Oleh sebab itu, Pojok Baca dan Dongeng mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), SMP, dan SMA juga akan menjadi fokus edukasi via pendekatan pojok baca ini.

Khusus untuk Pojok Baca dan Dongeng di PAUD, dalam 5 tahun ke depan akan dibangun 1.000 Pojok Baca untuk menjangkau ribuan anak usia dini. Hingga saat ini sudah terbangun 49 Pojok Baca dan Dongeng PAUD di DKI Jakarta serta 34 Pojok Baca dan Dongeng PAUD di 20 kota lainnya di Indonesia.(Ire/S-25)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya