REVOLUSI Kuba dipimpin Fidel
Castro. Saat itu, Kuba dikuasai rezim Batista yang despotik dan korup.
Sebelumnya, pada 1953, Castro juga pernah melakukan perlawanan, tetapi
mengalami kekalahan dan dia dijebloskan ke penjara.
Dua tahun
kemudian, yaitu pada 1955, Castro dibebaskan dari penjara dan dibuang ke
AS. Pada 2 Desember 1956, Castro dan 82 pasukannya mendarat di Kuba,
tetapi kembali kalah dan mereka melarikan diri ke Sierra Maestra.
Pada
1957, Castro melancarkan kembali serangannya yang berhasil membuat
Batista kabur ke luar negeri pada 1 Januari 1959. Castro kemudian
mengambil alih kekuasaan.
Aksi politiknya yang pertama ialah
menasionalisasi industri Kuba yang sebelumnya dikuasai AS. Perlawanan
Castro terhadap AS inilah yang menyebabkan Kuba dijatuhi embargo dan
blokade ekonomi oleh AS.
Pada 1976, Castro diangkat sebagai
presiden dan kemudian dia mengangkat diri sebagai presiden seumur hidup.
Dia menjalankan pemerintahan negaranya dengan sistem komunis.