Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Sebagian Remaja belum Pahami Kesehatan Reproduksi

MI
25/11/2015 00:00
Sebagian Remaja belum Pahami Kesehatan Reproduksi
(Dok. MI)
SURVEI Indikator Kinerja Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) 2014 menunjukkan persentase remaja yang tidak mengetahui bahaya HIV/AIDS mencapai 11,2%.

Adapun remaja yang pernah mengonsumsi narkoba mencapai 7,1%. Bahkan, survei itu menunjukkan 53% pengguna narkoba ialah mereka yang masih berusia 15-19 tahun.

"Hal ini menunjukkan bahwa remaja masih rentan terjerat risiko triad kesehatan reproduksi, yaitu seks bebas, penyalahgunaan NAPZA, dan HIV/AIDS," kata Kepala BKKBN Surya Chandra Surapaty di sela-sela acara Pemilihan Duta Genre 2015, di Jakarta, kemarin.

Karena itu, sosialisasi pentingnya remaja mengetahui hak-hak reproduksi menjadi relevan. Cara terbaik untuk menyosialisasikan bahaya triad kesehatan reproduksi yang paling aktif ialah melalui konsuler sebaya mereka.

Berangkat dari hal itu, BKKBN kembali meluncurkan program pemilihan Duta Mahasiswa Generasi Remaja (Genre) Tingkat Nasional 2015. Para duta diharapkan dapat menjadi figur teladan serta motivator di kalangan mahasiswa dan remaja lain. Lewat sosialiasi itu diharapkan, semakin banyak remaja yang sadar dan memiliki pengetahuan reproduksi dan bertanggungjawab dengan masa depan mereka.

Hal senada juga diungkapkan Deputi Keluarga Sejahtera dan Pembangunan Keluarga BKKBN Sudibyo Alimoeso. Menurut dia, dengan jumlah remaja saat ini yang mencapai 65 juta jiwa atau 25% dari penduduk, artinya remaja akan menjadi entitas penting dalam pembangunan ke depan.

Terlebih pada 2020-2030, Indonesia akan mengalami bonus demografi. Itu merupakan kondisi jumlah penduduk usia produktif lebih banyak daripada penduduk nonproduktif. "Artinya dari segi jumlah dan peluang bonus demografi, remaja saat ini akan sangat berperan dalam pembangunan ke depan.

"Namun, semua potensi itu akan lenyap jika mereka terjerat dengan permasalahan remaja, seperti seks bebas, menikah dini, narkoba, dan terkena penyakit menular HIV/AIDS. (Tlc/H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya