(MI/DUTA)
PENELITIAN dari Universitas King'S College, London, Inggris menyebut pemilik kaki yang kuat juga memiliki otak yang kuat.
Hasil penelitian itu disimpulkan berdasarkan dua bentuk tes, yakni tes kognitif dan fisik.
Sebanyak 162 pasang wanita kembar menjadi partisipan.
Salah satu kriteria penilaian ialah apakah partisipan pernah menjalani tes kognitif dan fisik dalam kurun waktu 10 tahun.
Kemudian, mereka diminta menyelesaikan penilaian kognitif dan fisik yang baru.
Hasilnya, partisipan yang dalam putaran awal penilaian memiliki kaki kuat juga mengalami penurunan kesehatan mental lebih sedikit selama tes kedua.
Temuan itu konsisten bahkan ketika peneliti mengontrol variabel seperti diet yang buruk dan tekanan darah tinggi.
Pasangan kembar yang salah satunya lebih baik pada tes pertama, kembaran lainnya juga lebih baik di putaran kedua.
Hal itu juga terjadi pada kembar identik seperti yang ditunjukan pindaian otak 20 pasang kembar identik.