Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
STUDI terkini dari Universitas Auckland, Selandia Baru, mengungkapkan duduk tegak dapat mengurangi depresi ringan hingga sedang.
Sebanyak 61 orang yang cenderung bungkuk, tanda depresi ringan atau sedang, diteliti. Setengah dari mereka diminta duduk tegak, sedangkan setengahnya lagi bebas berposisi. Lalu, mereka diminta mengisi survei untuk mengukur suasana hati dan tingkat stres dengan menulis pidato selama 3 menit.
Hasilnya, kelompok yang duduk tegak lebih antusias, bersemangat, dan kuat atau tidak mudah lelah ketimbang kelompok lainnya. (Livescience/Ire/X-8)
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved