ANWAR Sadat,
Presiden Mesir, melakukan kunjungan ke Baitul Maqdis. Kunjungan Sadat
itu merupakan kunjungan pertama presiden negara-negara Arab ke Palestina
Pendudukan, yang dilakukannya tak lama setelah mendekatnya hubungan
Mesir dengan Rezim Zionis dan ditandatanganinya perjanjian antara kedua
pihak, yang mereka istilahkan sebagai perjanjian perdamaian.
Kunjungan
Sadat itu menimbulkan kemarahan dari kaum muslimin Arab dan khususnya
bangsa Palestina. Meski demikian, pada 1978, dengan mediator AS, Sadat
malah menandatangani perjanjian Camp David dengan Israel.
Akibatnya,
terjadi gelombang protes besar-besaran dari negara-negara Arab,
negara-negara muslim, serta dari rakyat Mesir sendiri. Penandatanganan
perjanjian itu dianggap sebagai pengkhianatan terhadap bangsa Arab dan
rakyat Mesir sendiri. Akhirnya, pada 1981, Anwar Sadat dibunuh oleh seorang perwira revolusioner Mesir bernama Khalid Islambuli.