Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Lemak di Perut Berisiko Kematian Dini

Xinhua/Hym/X-8
15/11/2015 00:00
Lemak di Perut Berisiko Kematian Dini
(MI/DUTA)
STUDI terbaru mengungkapkan lemak perut menjadi masalah sangat serius bahkan pada orang yang tidak memiliki kelebihan berat badan. Penelitian yang diterbitkan dalam edisi terbaru jurnal Annals of Internal Medicine itu menunjukkan kelebihan berat badan di sekitar pinggang meningkatkan risiko kematian dini.

Lemak perut yang berbentuk apel telah lama dianggap lebih mengkhawatirkan daripada lemak di pinggul dan bagian bawah, yang disebut berbentuk buah pir. Tim peneliti menganalisis data lebih dari 15 ribu responden. Hasilnya, pria berperut gendut berisiko kematian dua kali lebih besar jika dibandingkan dengan mereka yang hanya kelebihan berat badan. Perempuan dengan distribusi lemak seperti itu juga 1,5 kali lebih berisiko. Studi juga menjelaskan lemak di sekitar perut terkait dengan masalah diabetes, penyakit jantung, dan kelainan metabolis.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya