Seluruh personel U2 sejatinya telah hadir di Paris pada Jumat (13/11), atau sehari sebelum kejadian. Bahkan, dikabarkan, hotel tempat mereka menginap berada tidak jauh dari salah satu tempat terjadinya tragedi. SEBAGAI bentuk solidaritas terhadap korban tindakan terorisme di Paris, Prancis, band asal Irlandia, U2, memutuskan membatalkan konser di kota mode dunia tersebut. 'Sedianya kami akan melakukan show pada Sabtu (14/11). Namun, melihat kondisi yang ada, kami terpaksa menjadwal ulang acara ini. Semua ini di luar rencana kami', tulis situs resmi band yang terbentuk sejak 1976 itu seperti dilansir Hollywoodlife, kemarin.
Sedianya, U2 memang akan tampil di Accorhotels Arena, Paris, tadi malam. Namun, serangkaian kejadian teror di Paris membatalkan itu semua. Kelompok musik dengan personel yang terdiri atas Bono/Paul David Hewson (vokal dan gitar), The Edge/David Howell Evans (gitar, piano, vokal, dan bas), Adam Clayton (bas dan gitar), dan Larry Mullen Jr (drum) itu berharap para penggemar mereka di Paris baik-baik saja.
Pentolan band, Bono, mengaku ngeri mendengar kabar banyaknya penonton yang menjadi korban penembakan teroris di konser grup musik metal, Eagles of Death Metal. "Kami sangat sedih karena hilangnya kehidupan di konser Eagles of Death Metal. Kami berdoa untuk para penggemar mereka. Kami berharap dan berdoa agar semua fan kami di Paris aman," ujar Bono pada situs resmi grup musiknya.
Dilaporkan, seluruh personel U2 sejatinya telah hadir di Paris pada Jumat (13/11), atau sehari sebelum kejadian. Bahkan, dikabarkan, hotel tempat mereka menginap berada tidak jauh dari salah satu tempat terjadinya tragedi. Untunglah, situ resmi band tersebut menyatakan seluruh personel selamat dan tidak terkena dampak apa pun dari kejadian tersebut.
CNN melaporkan setidaknya 153 orang tewas dalam rangkaian serangan teror di Paris itu. Dari angka tersebut, 112 di antara mereka tewas akibat serangan di Bataclan, tempat Eagles of Death Metal menggelar konser pada Jumat malam tersebut. Selain itu, ada ledakan di luar Stade de France saat tim sepak bola Prancis sedang menghadapi Jerman. Di tempat itu, empat orang tewas. Sementara itu, 14 lainnya dilaporkan tewas dalam serangan bersenjata di Restoran Le Petit Cambodge, 19 lainnya di luar Bar La Belle Equipe, dan empat lainnya di Avenue de la Republique.
Pembatalan Musisi yang membatalkan konser di Paris ternyata tidak hanya U2. Beberapa musikus papan atas dunia, seperti Coldplay, Simple Plan, dan Justin Bieber, membatalkan serangkaian konser mereka menyusul insiden pengeboman di Paris yang menewaskan lebih dari 100 orang tersebut.
Semula, Simple Plan berencana menggelar konser privat di Paris, besok. Namun, pascatragedi mengerikan itu, mereka membatalkan konser yang juga menampilkan grup band Hyphen Hyphen. "Seharusnya kami terbang ke Paris esok hari. Namun, sayang, karena insiden mengerikan yang terjadi di Paris, kami harus membatalkan konser kami," kata Jeff Stinco, gitaris utama band asal Montreal, Kanada, itu. Coldplay juga membatalkan acara televisi mereka kemarin. Mengutip pernyataan resmi mereka, Coldplay ingin menghormati keluarga para korban yang merasakan dampak insiden yang menggemparkan dunia itu. (H-4)