MARINER 9 menjadi satelit pertama yang
mengorbit ke Planet Mars tanpa kendala hingga 1.290 km dari permukaan
Mars. Mariner 9 mengitari Mars dua kali sehari dalam 3 bulan dan mampu
mengirimkan lebih dari 5.000 gambar yang mencakup 70% permukaan Mars.
Satelit
itu diharapkan mampu memetakan kutub putih Mars yang dipercaya
mengandung karbondioksida dan menyediakan informasi mengenai kemungkinan
adanya kehidupan.
Akan tetapi, gambar pertama Mariner 9 sangat
mengecewakan karena kemunculan awan merah yang disebabkan badai debu
dengan kecepatan yang tinggi serta menutupi sebagian besar permukaan
Mars.
Ketika badai reda, Mariner 9 berhasil mengambil gambar yang
unik, yakni empat titik hitam di atas kabut. Para ilmuwan kemudian
mengenalinya sebagai puncak gunung yang berada di dekat kutub selatan
Mars.