PENULIS lagu, musisi, sekaligus vokalis grup musik rock Aerosmith asal Amerika Serikat, Stephen Victor Tallarico, atau yang dikenal dengan nama panggungnya Steven Tyler, 67, peduli pada perempuan korban pelecehan dan kekerasan seksual. Kepedulian itu dinyatakan dengan cara memelopori gerakan amal yang kemudian diberi nama Janie's Fund. Inspirasi nama Janie's Fund berasal dari salah satu hit yang dibawakan Aerosmith, berjudul Janie's Got a Gun dalam album Pump yang dirilis pada 1989.
Lagu yang ditulis Tyler itu berkisah tentang seorang anak gadis yang membunuh ayahnya setelah diperlakukan kasar. Meski lagu itu ditulisnya sendiri, tidak disangka kemudian justru membuatnya terinspirasi kembali. Dia kemudian berpikir tentang apa yang sekiranya bisa dia lakukan untuk anak-anak yang mengalami hal serupa sehingga tidak berakibat buruk yang berkepanjangan. Apalagi, setelah lagu itu dirilis, banyak orang termasuk para penggemar Aerosmith yang mengirimkan surat.
Surat itu bercerita pengalaman nyata yang dialami para penggemar. Para personel yang terdiri dari Tyler, Joe Perry, Brad Whitford, Tom Hamilton, dan Joey Kramer pun mengaku kewalahan menerima surat-surat itu. "Kita memang tidak bisa mengulang waktu dan membatalkan segala kekerasan yang telah terjadi, tetapi kita bisa membuat para perempuan, terutama anak-anak gadis tahu mereka pantas untuk dicintai," kata Tyler. Vokalis dengan selera fesyen unik ini menyadari ia sudah tidak lagi muda.
"Sebagai seorang ayah dan seorang kakek, saya ingin memfokuskan energi saya kepada hal-hal yang berguna dan bisa meninggalkan hal lain di dunia yang sudah gila ini selain musik saya," ujar ayah aktris Liv Tyler ini seperti dilansir Contactmusic, kemarin. Dengan gerakan Janie's Fund, Tyler ingin mengajak orang banyak untuk mengumpulkan dana yang akan diberikan kepada para korban pelecehan dan kekerasan seksual untuk perawatan dan terapi. Dana yang terkumpul akan diumumkan melalui Twitter dengan tanda pagar #JaniesGot A Fund. Hadiah kejutan Untuk gerakan itu, Tyler tidak bekerja sendirian. Dia menggandeng organisasi nonprofit bernama Youth Villages. Organisasi itu menggalang gerakan untuk meningkatkan kesadaran dan bantuan finansial untuk perempuan di bawah umur yang pernah mengalami kekerasan. Di Amerika Serikat, setidaknya terdapat satu dari lima perempuan yang mengalami kekerasan seksual setiap tahunnya. "Saya memulai Janie's Fund untuk membantu menyuarakan jutaan korban yang belum dibantu. Saya pun ingin mengajak orang-orang bergabung dengan saya dalam misi ini," ucap dia.
Sejak dibuka pada 8 November, tepat 26 tahun semenjak lagu Janie's Got a Gun dirilis, beberapa bantuan keuangan pun sudah mulai mengalir. Agar dana terus mengalir, Tyler pun menerapkan cara-cara yang cukup menarik dan membuat orang lain semakin tergerak. Dia memberikan hadiah berupa kaus, mikrofon, dan juga sapu tangan dengan bordir tulisan, 'Saya bisa saja memiliki mulut yang lebar, tapi kini saya membutuhkan suara Anda', yang semuanya dalam bentuk kejutan.