Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PERNAHKAH Anda bertemu seseorang yang baru saja putus cinta, namun seminggu kemudian sudah menyatakan bahwa ia telah menemukan "belahan jiwa" yang baru? Atau mungkin, Anda sendiri sering merasakan debar jantung yang hebat dan keyakinan penuh bahwa seseorang adalah "the one" hanya dalam satu kali pertemuan? Dalam dunia psikologi, kecenderungan untuk jatuh cinta dengan sangat cepat dan sering ini dikenal dengan istilah Emophilia.
Istilah emophilia pertama kali diperkenalkan oleh psikolog Dr. Daniel Jones. Kondisi ini menggambarkan individu yang memiliki ambang batas sangat rendah untuk jatuh cinta. Mereka tidak memerlukan waktu berbulan-bulan untuk membangun kedekatan; bagi seorang dengan emophilia, perasaan cinta yang intens bisa muncul hanya dalam hitungan jam atau hari.
Berbeda dengan love bombing yang bersifat manipulatif untuk mengontrol orang lain, emophilia adalah perasaan tulus dari dalam diri pelakunya. Mereka benar-benar merasa jatuh cinta, meskipun perasaan tersebut sering kali dangkal karena belum mengenal pasangan secara mendalam.
Emophilia bukan merupakan gangguan jiwa dalam DSM-5, melainkan sebuah ciri kepribadian (personality trait) yang berkaitan dengan bagaimana seseorang memproses emosi romantis.
Penelitian menunjukkan bahwa orang dengan emophilia memiliki risiko lebih tinggi untuk terjebak dalam hubungan dengan individu berkepribadian Dark Triad (narsistik, machiavellianisme, dan psikopati). Individu Dark Triad sering kali tampak sangat memikat di awal, yang menjadi "umpan" sempurna bagi mereka yang mudah jatuh cinta.
Meskipun terlihat serupa, emophilia dan anxious attachment style memiliki akar motivasi yang berbeda:
| Aspek | Emophilia | Anxious Attachment |
|---|---|---|
| Motivasi Utama | Mengejar kesenangan/euforia cinta. | Menghindari ketakutan akan kesendirian. |
| Fokus | Sensasi baru dan kegembiraan. | Keamanan dan validasi emosional. |
Jika Anda merasa terjebak dalam pola ini, langkah pertama adalah kesadaran diri. Berikut adalah beberapa tips praktis:
Apakah emophilia bisa disembuhkan?
Emophilia adalah ciri kepribadian, bukan penyakit. Namun, polanya bisa diubah dengan terapi kognitif perilaku (CBT) untuk membantu individu lebih logis dalam memilih pasangan.
Apakah emophilia sama dengan gampang baper?
"Baper" atau bawa perasaan adalah istilah umum, sedangkan emophilia lebih spesifik pada pola jatuh cinta yang cepat, intens, dan berulang dalam konteks romantis.
(H-3)
Cancer akan selalu ada untuk pasangan dalam keadaan suka atau pun duka. Pemilik zodiak ini adalah sosok yang sangat bucin dalam hubungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved