Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
BIJI wijen adalah biji kecil berwarna putih, hitam, atau cokelat yang berasal dari tanaman Sesamum indicum. Tanaman ini termasuk salah satu tanaman penghasil minyak tertua di dunia dan banyak dibudidayakan di wilayah Asia serta Afrika.
Meski ukurannya kecil, kandungan gizinya sangat padat dan bermanfaat bagi tubuh. Biji wijen kaya akan lemak sehat, protein, serat, kalsium, zat besi, magnesium, dan antioksidan.
Biji wijen mengandung lemak sehat, magnesium, dan antioksidan yang membantu menurunkan kolesterol jahat serta menjaga tekanan darah tetap stabil.
Kaya akan kalsium, fosfor, dan zinc yang berperan penting dalam menjaga kepadatan serta kekuatan tulang.
Mengandung senyawa seperti sesamin dan sesamol yang membantu melawan radikal bebas penyebab penuaan dini dan berbagai penyakit.
Serat dalam biji wijen membantu memperlancar BAB dan menjaga kesehatan usus.
Biji wijen dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, terutama jika dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Kandungan zinc, selenium, dan vitamin B mendukung sistem kekebalan tubuh agar tidak mudah sakit.
Vitamin B kompleks dalam biji wijen membantu proses metabolisme sehingga tubuh lebih bertenaga.
Antioksidan dan vitamin E membantu menjaga kelembapan kulit serta melindungi dari kerusakan akibat paparan sinar matahari.
Senyawa lignan dalam biji wijen dapat membantu menyeimbangkan hormon, terutama pada wanita.
Kandungan antiinflamasi alaminya membantu meredakan peradangan dalam tubuh.
Biji wijen mengandung zat besi yang berperan dalam pembentukan sel darah merah.
Biji wijen bisa dikonsumsi dengan cara ditaburkan di atas roti atau salad, dicampur ke dalam smoothies, dijadikan minyak wijen, atau dibuat menjadi pasta wijen.
Konsumsi biji wijen tetap harus dalam jumlah wajar karena kalorinya cukup tinggi. Jika memiliki alergi terhadap biji-bijian, sebaiknya konsultasikan dulu dengan tenaga kesehatan. (Z-4)
Sumber: alodokter, halodoc
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved