Headline

Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa. 

11 Bahaya Sering Konsumsi Makanan Asam

Reynaldi Andrian Pamungkas
15/2/2026 19:30
11 Bahaya Sering Konsumsi Makanan Asam
Berikut Bahaya Sering Konsumsi Makanan Asam(freepik)

MAKANAN asam adalah jenis makanan atau minuman yang memiliki rasa asam karena mengandung zat asam alami seperti asam sitrat, asam asetat, atau asam laktat.

Rasa asam biasanya terasa segar di lidah, tetapi jika dikonsumsi berlebihan bisa memengaruhi kesehatan lambung dan gigi.

Berikut 11 Bahaya Sering Konsumsi Makanan Asam

1. Merusak Enamel Gigi

Asam dapat mengikis lapisan pelindung gigi sehingga gigi jadi sensitif dan mudah berlubang.

2. Memicu Asam Lambung Naik

Makanan asam bisa memperparah gejala maag atau refluks asam lambung.

3. Iritasi Lambung

Konsumsi berlebihan dapat membuat dinding lambung terasa perih atau tidak nyaman.

4. Sariawan Lebih Parah

Makanan asam bisa memperburuk luka di mulut dan membuatnya lebih nyeri.

5. Mengganggu Keseimbangan Mineral

Terlalu banyak asam dalam tubuh dapat memengaruhi keseimbangan mineral jika tidak diimbangi pola makan sehat.

6. Gigi Jadi Sensitif

Akibat enamel terkikis, gigi lebih sensitif terhadap panas dan dingin.

7. Nyeri Tenggorokan

Asam berlebih dapat mengiritasi tenggorokan, terutama pada penderita asam lambung.

8. Memperparah Maag

Bagi penderita maag, makanan asam bisa memicu kambuhnya nyeri ulu hati.

9. Mual dan Perut Kembung

Konsumsi berlebihan bisa membuat sistem pencernaan terasa tidak nyaman.

10. Gangguan Tidur

Jika dikonsumsi malam hari, makanan asam dapat memicu refluks yang mengganggu kualitas tidur.

11. Risiko Gangguan Pencernaan Jangka Panjang

Jika kebiasaan ini terus berlangsung, dapat meningkatkan risiko gangguan pencernaan kronis.

Untuk lebih amannya, coba konsumsi dalam jumlah wajar, jangan makan makanan asam saat perut kosong, bilas mulut dengan air setelah makan makanan asam, serta imbangi dengan makanan bergizi seimbang. (Z-4)

Sumber: alodokter, dinkesinhukab



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya