Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DUNIA kedokteran telah memasuki era baru di mana penyembuhan tidak lagi hanya mengandalkan obat-obatan kimia, tetapi menggunakan unit dasar kehidupan itu sendiri yaitu sel. Terapi sel punca, atau yang lebih dikenal dengan stem cell therapy, kini menjadi primadona dalam pengobatan regeneratif karena kemampuannya memperbaiki jaringan tubuh yang rusak secara alami.
Di Indonesia, perkembangan teknologi ini mencapai titik krusial pada 2026. Pasalnya, semakin banyaknya pusat penelitian dan rumah sakit yang mendapatkan izin resmi dari Kementerian Kesehatan untuk melakukan prosedur ini secara klinis dan aman.
Info Penting: Pastikan Anda melakukan terapi sel punca hanya di fasilitas kesehatan yang memiliki izin resmi dari regulator untuk menghindari risiko malapraktik dan penggunaan produk sel yang tidak terstandardisasi.
Terapi sel punca adalah prosedur medis yang menggunakan sel punca (sel induk) untuk mencegah atau mengobati penyakit atau kondisi tertentu. Sel punca adalah sel 'mentah' atau sel yang belum memiliki fungsi spesifik. Keunikan utama sel ini adalah kemampuannya untuk membelah diri menjadi sel baru dan berubah menjadi berbagai jenis sel spesifik dalam tubuh, seperti sel otot, sel saraf, atau sel darah.
Dalam dunia medis, sel punca sering disebut sebagai 'pabrik sel' karena potensinya yang tidak terbatas untuk menggantikan sel-sel tubuh yang telah mati atau mengalami degenerasi akibat usia maupun penyakit.
Hingga 2026, penelitian mengonfirmasi berbagai manfaat signifikan dari terapi ini untuk berbagai kondisi kesehatan:
| Jenis Sel Punca | Sumber Utama | Potensi Regenerasi |
|---|---|---|
| Embrionik | Embrio (3-5 hari) | Sangat Tinggi (Pluripoten) |
| Dewasa (Mesenchymal) | Sumsum Tulang, Lemak | Sedang (Multipoten) |
| Tali Pusat | Darah Tali Pusat Bayi | Tinggi & Minim Risiko Rejeksi |
Prosedur terapi sel punca di Indonesia wajib menggunakan mata uang rupiah dalam setiap transaksinya sesuai regulasi perbankan nasional. Biaya terapi sangat bergantung pada jenis sel yang digunakan, jumlah sel (dosis), dan fasilitas laboratorium yang memprosesnya.
Pemerintah Indonesia melalui Peraturan Menteri Kesehatan menetapkan standar ketat bagi laboratorium pengolahan sel punca untuk memastikan bahwa sel yang disuntikkan bebas dari kontaminasi dan memiliki viabilitas (daya hidup) yang tinggi.
Terapi ini dianggap aman jika menggunakan sel autologus (dari tubuh sendiri) karena risiko penolakan oleh sistem imun sangat rendah. Pastikan prosedur dilakukan secara steril.
Saat ini fokus utama di rumah sakit rujukan adalah untuk penyakit jantung, diabetes, cedera tulang belakang, dan osteoarthritis.
Pasien harus melalui tahap konsultasi dengan dokter ahli di rumah sakit yang memiliki unit pelayanan sel punca untuk menentukan apakah kondisi medis pasien memungkinkan untuk terapi ini.
Terapi sel punca bukan lagi sekadar fiksi ilmiah, melainkan solusi medis nyata di tahun 2026. Dengan kemampuan regenerasi yang luar biasa, teknologi ini menawarkan kualitas hidup yang lebih baik bagi mereka yang menderita penyakit kronis. Namun, edukasi dan pemilihan fasilitas kesehatan yang tepat tetap menjadi kunci utama dalam mendapatkan manfaat maksimal dari keajaiban sel induk ini.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved