Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Amil Zakat Nasional (Baznas) RI melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) menghadirkan program Shelter Ojek Sehat (SOS), layanan kesehatan gratis bagi masyarakat, khususnya pengemudi ojek online dan pangkalan di 15 titik Jabodetabek menjelang Ramadan.
Program Shelter Ojek Sehat (SOS) merupakan upaya Baznas dalam mendukung akses layanan kesehatan bagi pekerja sektor informal agar tetap sehat dan produktif menjelang bulan suci.
Adapun layanan kesehatan yang diberikan meliputi pemeriksaan tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, konsultasi medis, hingga pemberian obat dan vitamin secara gratis.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan program ini merupakan bagian dari ikhtiar Baznas dalam menyambut Ramadan dengan menghadirkan layanan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Menjelang Ramadan, kami ingin memastikan saudara-saudara kita para pengemudi ojek berada dalam kondisi sehat sehingga dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk sekaligus tetap produktif mencari nafkah,” ujar Saidah dalam keterangan tertulis, Jumat (13/2).
Menurutnya, kesehatan merupakan fondasi utama produktivitas, terlebih bagi pekerja informal yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas harian di jalan. Ia menambahkan, program ini juga menjadi wujud pengelolaan zakat yang amanah dan tepat sasaran.
“Kami berharap kegiatan ini menjadi syiar kebaikan, bahwa zakat yang ditunaikan masyarakat melalui Baznas dikelola secara amanah dan disalurkan tepat sasaran, sehingga menghadirkan keberkahan bersama di bulan suci,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Pendistribusian Baznas RI, Ahmad Fikri, menjelaskan program Shelter Ojek Sehat dilaksanakan di 15 titik selama sepekan, mulai 11 hingga 18 Februari, dengan target menjangkau hingga 2.000 penerima manfaat.
“Kita melaksanakan kegiatan ini untuk menjaring para pengemudi ojek, baik pangkalan maupun online, agar menjelang Ramadan mereka dalam keadaan sehat walafiat,” ujar Fikri.
Menurut Fikri, momentum pra-Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kondisi kesehatan para driver. “Kami ingin mereka tetap semangat mencari nafkah dan insya Allah dapat menjalankan ibadah puasa dengan baik," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Ketua Baznas Kota Depok, Agus Dwi Cahyono, mengatakan program ini sebagai kolaborasi strategis antara Baznas RI dan Baznas daerah dalam memperluas manfaat zakat. Ia menilai, menjelang Ramadan kebutuhan rumah tangga biasanya meningkat sehingga para pengemudi harus bekerja lebih keras.
“Untuk bisa memenuhi kebutuhan pokok saat Ramadan, tentu dibutuhkan badan yang sehat dan kuat. Program ini sangat membantu karena dilakukan langsung di tengah aktivitas mereka, di lokasi strategis dekat stasiun,” ujar Agus.
Kepala Dinas Sosial Kota Depok, Utang Wardaya, turut mengapresiasi inisiatif dari Baznas. Ia menilai, layanan kesehatan ini menjadi bentuk kemudahan akses bagi masyarakat sekaligus wujud kepedulian lintas pihak dalam membangun solidaritas sosial menjelang Ramadan.
Manfaat program ini pun dirasakan langsung oleh para pengemudi. Penerima manfaat, Muhammad Kotip (58 tahun), yang telah 10 tahun menjadi pengemudi ojek online, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut.
“Alhamdulillah bagus program dari Baznas ini. Biasanya kami malas periksa kesehatan karena harus ke puskesmas atau rumah sakit. Ini langsung di tempat pangkalan, gratis, dapat obat juga. Jadi siap menyambut Ramadan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Tri Juliana (29 tahun), perempuan yang telah tujuh tahun menjadi pengemudi ojek online. Ia menilai pemeriksaan kesehatan gratis ini sangat bermanfaat, terutama menjelang puasa. “Biasanya cek kolesterol atau gula darah bayar. Ini gratis dan dekat dari tempat mangkal. Harapannya bisa dirutinkan lagi supaya driver tetap sehat saat Ramadan,” katanya. (H-2)
Baznas memberikan program layanan kesehatan gratis bagi korban penyintas bencana banjir di Kecamatan Tukka, Tapanuli Tengah, Sumatra Utara.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Rumah Sehat Baznas (RSB) Provinsi Jawa Barat menghadirkan layanan cek kesehatan gratis bagi masyarakat yang membutuhkan.
Pelayanan kesehatan gratis di Banjar Gelogor, Kelurahan Pemecutan, Denpasar, Bali.
Kementerian Kesehatan menyebut jumlah peserta yang telah mendapatkan layanan kesehatan gratis mencapai 30 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved