Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Pemerintah Larang Total Wisata Naik Gajah, tak Ada Lagi Toleransi

Atalya Puspa    
09/2/2026 15:28
Pemerintah Larang Total Wisata Naik Gajah, tak Ada Lagi Toleransi
Pemerintah resmi melarang total penunggangan gajah untuk pariwisata di seluruh Indonesia.(Antara)

PEMERINTAH resmi menutup total praktik penunggangan gajah untuk pariwisata di seluruh Indonesia. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan kebijakan ini berlaku tanpa kompromi, mengikat semua lembaga konservasi hingga pelaku usaha wisata.

“Secara resmi, kami sudah melakukan larangan total penunggangan gajah. Sudah tidak boleh lagi ada satu lembaga konservasi pun yang melakukan penunggangan gajah untuk turisme,” kata Raja Juli Antoni di Manggala Wanabakti, Jakarta Pusat, Senin (9/2).

Langkah ini menjadi sinyal keras bahwa pemerintah tidak lagi menoleransi model wisata yang menjadikan satwa dilindungi sebagai atraksi hiburan, meski selama ini praktik tersebut kerap dibungkus dengan narasi “edukasi” atau “konservasi”.

Masih Ada yang Nekat, Bali Jadi Temuan

Meski surat larangan sudah diterbitkan, pemerintah mengakui masih menemukan pelanggaran di lapangan. Salah satu lokasi yang sempat terdeteksi tetap menjalankan wisata menunggang gajah adalah Bali.

“Kemarin memang masih ada yang nakal di Bali setelah surat dari kami dikeluarkan. Tapi kami sudah mengeluarkan peringatan pertama dan kedua, dan sekarang sudah berhenti total,” ujarnya.

Raja Juli menegaskan pemerintah telah menempuh langkah penindakan secara bertahap, mulai dari peringatan berjenjang hingga penghentian praktik.

Pemerintah menegaskan larangan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk penegasan bahwa kesejahteraan gajah adalah garis merah.

Raja Juli menyebut negara tidak akan mentoleransi bentuk perlakuan yang mengganggu kesejahteraan gajah, apalagi jika tujuannya murni hiburan dan bisnis. Ia juga menekankan larangan ini bersifat mutlak.

“Sekali lagi kami tegaskan, penunggangan gajah untuk kepentingan apa pun, terutama pariwisata, sudah dilarang secara total di Indonesia,” katanya.

Publik Diminta Jadi “Mata Lapangan”

Pemerintah mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi dan melaporkan jika masih menemukan praktik penunggangan gajah atau tindakan lain yang berpotensi melanggar prinsip kesejahteraan satwa.

“Kami berharap kepada publik, kepada netizen dan citizen journalist, jika masih ada yang menunggangi gajah atau melakukan tindakan yang mengganggu kesejahteraan gajah di mana pun, mohon dilaporkan kepada kami,” ujar Raja Juli.

Pemerintah memastikan penegakan hukum akan dilakukan secara konsisten terhadap pelanggaran yang masih terjadi. (Z-10)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya