Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMASUKI tahun 2026, fenomena cuaca ekstrem dengan intensitas angin kencang yang meningkat menjadi tantangan besar bagi keselamatan warga di perkotaan. Salah satu risiko yang paling sering mengancam adalah pohon tumbang.
Meskipun pohon berfungsi sebagai peneduh dan paru-paru kota, tidak semua jenis pohon memiliki ketahanan yang sama terhadap terjangan angin. Pemilihan jenis vegetasi yang salah atau perawatan yang minim dapat mengubah peneduh jalan menjadi ancaman maut.
Secara ilmiah, ketahanan pohon ditentukan oleh rasio antara kepadatan kayu (wood density), luas kanopi, dan kedalaman sistem perakaran. Banyak pohon yang dipilih sebagai peneduh jalan di masa lalu memiliki kelemahan pada salah satu faktor tersebut.
Pohon yang tumbuh sangat cepat cenderung memiliki serat kayu yang kurang padat atau rapuh. Selain itu, keterbatasan lahan di area trotoar seringkali memaksa akar tumbuh secara lateral (menyamping) dan dangkal. Kondisi ini membuat pohon tidak mampu menopang beban batang yang berat saat diterjang angin kencang.
Berikut adalah beberapa jenis pohon yang menurut catatan arborikultur dan data lapangan sering mengalami kegagalan struktur saat cuaca buruk:
| Jenis Pohon | Alasan Kerawanan |
|---|---|
| Angsana | Kayu getas/rapuh dan sistem akar lateral yang dangkal. |
| Akasia | Mudah mengalami pelapukan batang dalam seiring bertambahnya usia. |
| Flamboyan | Tajuk terlalu lebar sehingga beban angin sangat besar. |
| Sengon | Struktur kayu sangat lunak dan ringan, mudah patah. |
Angsana adalah primadona peneduh jalan karena pertumbuhannya yang cepat. Namun, kayu angsana dikenal cukup getas. Selain itu, akarnya seringkali merusak trotoar karena tumbuh dangkal, yang justru melemahkan daya cengkeramnya terhadap tanah saat terjadi badai.
Jenis akasia memiliki risiko tinggi terutama jika ditanam di lahan dengan drainase buruk. Pohon ini memiliki umur biologis yang relatif pendek untuk kategori pohon kota, dan bagian dalamnya seringkali mengalami pelapukan tanpa terlihat dari luar.
Masyarakat perlu proaktif dalam mendeteksi ancaman di lingkungan sekitar. Berikut adalah tanda-tanda visual yang harus diwaspadai:
Dalam konteks hukum di Indonesia tahun 2026, tanggung jawab ganti rugi dibedakan berdasarkan lokasi kejadian:
Tips Keselamatan: Selalu hindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar saat terjadi angin kencang, meskipun pohon tersebut terlihat sehat.
Mitigasi bencana pohon tumbang memerlukan kerja sama antara pemerintah dalam melakukan pemeliharaan rutin dan masyarakat dalam melaporkan kondisi pohon yang berbahaya. Dengan mengenali jenis-jenis pohon yang rawan dan ciri-ciri kerusakannya, kita dapat meminimalisir risiko kecelakaan di ruang publik.
1. Apakah pohon beringin aman dari angin kencang?
Secara struktur akar sangat kuat, namun dahan besarnya tetap berisiko patah jika tidak dilakukan pemangkasan rutin.
2. Apa jenis pohon peneduh yang paling aman?
Pohon seperti Tabebuya, Pule, dan Ketapang Kencana saat ini lebih direkomendasikan karena sistem akarnya yang lebih bersahabat dengan infrastruktur kota.
3. Bagaimana cara melaporkan pohon rawan tumbang?
Anda dapat menghubungi call center darurat pemerintah kota atau melalui aplikasi layanan pengaduan warga yang tersedia di smartphone Anda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved