Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Waspada! Ini Daftar Pohon yang Sering Tumbang saat Angin Kencang

 Gana Buana
08/2/2026 14:47
Waspada! Ini Daftar Pohon yang Sering Tumbang saat Angin Kencang
Daftar pohon rawan tumbang.(MI/Usman Iskandar)

MEMASUKI tahun 2026, fenomena cuaca ekstrem dengan intensitas angin kencang yang meningkat menjadi tantangan besar bagi keselamatan warga di perkotaan. Salah satu risiko yang paling sering mengancam adalah pohon tumbang.

Meskipun pohon berfungsi sebagai peneduh dan paru-paru kota, tidak semua jenis pohon memiliki ketahanan yang sama terhadap terjangan angin. Pemilihan jenis vegetasi yang salah atau perawatan yang minim dapat mengubah peneduh jalan menjadi ancaman maut.

Mengapa Beberapa Jenis Pohon Lebih Mudah Tumbang?

Secara ilmiah, ketahanan pohon ditentukan oleh rasio antara kepadatan kayu (wood density), luas kanopi, dan kedalaman sistem perakaran. Banyak pohon yang dipilih sebagai peneduh jalan di masa lalu memiliki kelemahan pada salah satu faktor tersebut.

Pohon yang tumbuh sangat cepat cenderung memiliki serat kayu yang kurang padat atau rapuh. Selain itu, keterbatasan lahan di area trotoar seringkali memaksa akar tumbuh secara lateral (menyamping) dan dangkal. Kondisi ini membuat pohon tidak mampu menopang beban batang yang berat saat diterjang angin kencang.

Daftar Jenis Pohon yang Rawan Tumbang

Berikut adalah beberapa jenis pohon yang menurut catatan arborikultur dan data lapangan sering mengalami kegagalan struktur saat cuaca buruk:

Jenis Pohon Alasan Kerawanan
Angsana Kayu getas/rapuh dan sistem akar lateral yang dangkal.
Akasia Mudah mengalami pelapukan batang dalam seiring bertambahnya usia.
Flamboyan Tajuk terlalu lebar sehingga beban angin sangat besar.
Sengon Struktur kayu sangat lunak dan ringan, mudah patah.

1. Pohon Angsana (Pterocarpus indicus)

Angsana adalah primadona peneduh jalan karena pertumbuhannya yang cepat. Namun, kayu angsana dikenal cukup getas. Selain itu, akarnya seringkali merusak trotoar karena tumbuh dangkal, yang justru melemahkan daya cengkeramnya terhadap tanah saat terjadi badai.

2. Pohon Akasia (Acacia)

Jenis akasia memiliki risiko tinggi terutama jika ditanam di lahan dengan drainase buruk. Pohon ini memiliki umur biologis yang relatif pendek untuk kategori pohon kota, dan bagian dalamnya seringkali mengalami pelapukan tanpa terlihat dari luar.

Bagaimana Cara Mengenali Ciri-Ciri Pohon yang Akan Roboh?

Masyarakat perlu proaktif dalam mendeteksi ancaman di lingkungan sekitar. Berikut adalah tanda-tanda visual yang harus diwaspadai:

  • Kemiringan Batang: Jika pohon terlihat lebih miring dari biasanya dalam waktu singkat.
  • Rongga di Pangkal: Adanya lubang atau jamur di bagian bawah batang menandakan pembusukan kayu.
  • Retakan Tanah: Tanah di sekitar pangkal pohon yang terlihat terangkat atau retak.
  • Dahan Kering: Banyaknya dahan mati di bagian puncak pohon (crown dieback).

Siapa yang Bertanggung Jawab Jika Pohon Tumbang Menimpa Kendaraan?

Dalam konteks hukum di Indonesia tahun 2026, tanggung jawab ganti rugi dibedakan berdasarkan lokasi kejadian:

  1. Ruang Terbuka Hijau (RTH) Publik: Jika pohon berada di pinggir jalan raya atau taman kota, tanggung jawab berada pada pemerintah daerah (Dinas Pertamanan). Warga dapat mengajukan klaim ganti rugi sesuai prosedur yang berlaku.
  2. Lahan Privat: Jika pohon berada di dalam halaman rumah atau gedung milik swasta, maka pemilik lahan tersebut yang bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan.

Tips Keselamatan: Selalu hindari berteduh atau memarkir kendaraan di bawah pohon besar saat terjadi angin kencang, meskipun pohon tersebut terlihat sehat.

Kesimpulan

Mitigasi bencana pohon tumbang memerlukan kerja sama antara pemerintah dalam melakukan pemeliharaan rutin dan masyarakat dalam melaporkan kondisi pohon yang berbahaya. Dengan mengenali jenis-jenis pohon yang rawan dan ciri-ciri kerusakannya, kita dapat meminimalisir risiko kecelakaan di ruang publik.

FAQ (People Also Ask)

1. Apakah pohon beringin aman dari angin kencang?
Secara struktur akar sangat kuat, namun dahan besarnya tetap berisiko patah jika tidak dilakukan pemangkasan rutin.

2. Apa jenis pohon peneduh yang paling aman?
Pohon seperti Tabebuya, Pule, dan Ketapang Kencana saat ini lebih direkomendasikan karena sistem akarnya yang lebih bersahabat dengan infrastruktur kota.

3. Bagaimana cara melaporkan pohon rawan tumbang?
Anda dapat menghubungi call center darurat pemerintah kota atau melalui aplikasi layanan pengaduan warga yang tersedia di smartphone Anda.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya