Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Kristen Indonesia (UKI) resmi meluncurkan Program Studi Doktor Manajemen sebagai bagian dari pengembangan akademik jangka panjang yang telah direncanakan sejak beberapa tahun terakhir.
Kehadiran program doktor ini diharapkan melahirkan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan tata kelola organisasi modern sekaligus memberi dampak nyata bagi masyarakat melalui riset dan hilirisasi inovasi.
Rektor UKI, Prof. Dhaniswara K. Harjono menjelaskan bahwa pengembangan program doktor di UKI merupakan proses bertahap sejak 2018, bertepatan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo ke kampus tersebut. Program doktor pertama yang dibuka adalah Doktor Pendidikan Agama Kristen pada 2019, disusul Doktor Hukum sebagai respons terhadap karakter Indonesia sebagai negara hukum.
"Memang ini sudah direncanakan sejak lama. Jadi beberapa tahun belakangan ini terutama sejak 2018, Pak Presiden Jokowi hadir ke UKI. Kemudian kita siapkan beberapa program studi doktor. Yang pertama doktor pendidikan agama Kristen yang pertama lahir 2019. Kemudian kita paham bahwa Indonesia ini negara hukum sehingga kita buat prodi kedua, doktor hukum," kata Prof. Dhaniswara di Kampus UKI, Jumat (6/2).
Ia menambahkan bahwa pembukaan Doktor Manajemen sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, meski sebelumnya telah dipersiapkan bersama rencana Doktor Pendidikan. Kini program tersebut resmi diluncurkan setelah melalui pertimbangan matang mengenai kebutuhan bangsa.
"Makanya kita siapkan doktor manajemen saat ini, dengan harapan bahwa memang sumber daya manusia unggul bisa dihasilkan melalui program studi doktor manajemen karena memang di sini ada manajemen risiko, kemudian juga pemahaman mengenai SOP dan sebagainya, itu kita siapkan betul," jelasnya.
Terkait keselarasan dengan roadmap UKI sebagai universitas berbasis riset, Prof. Dhaniswara menegaskan bahwa sejak 2022 UKI telah meraih akreditasi unggul yang diikuti berbagai program studi lain sehingga total terdapat 13 program studi berstatus unggul. Melalui Doktor Manajemen, UKI menargetkan lahirnya riset yang dapat dihilirisasi dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
"Saat ini doktor manajemen otomatis nanti melalui riset dan penelitiannya pasti akan lahir banyak hasil-hasil yang baik yang kita upayakan untuk bisa hilirisasi, sehingga berdampak dan ada manfaatnya bagi masyarakat banyak," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Program Studi Doktor Manajemen UKI, Prof. Lis Sintha menegaskan bahwa pembentukan program ini bukan semata menjawab kebutuhan internal UKI, melainkan tantangan global terkait tata kelola organisasi modern.
Menurutnya, pendekatan GRCS (governance, risk, compliance, sustainability) menjadi kekhasan utama kurikulum Doktor Manajemen UKI. Ia menjelaskan bahwa UKI telah melakukan survei terhadap berbagai perguruan tinggi penyelenggara Doktor Manajemen dan menemukan belum banyak yang memiliki kekhasan GRCS maupun fokus pada organisasi sosial dan nirlaba.
"Memang kekhasan kita memang di situ (GCRS). Kita sudah survei ke berbagai perguruan tinggi yang punya program Doktor Manajemen yang mereka belum memiliki kekhasan itu. Dan yang kedua, keunikan kita juga kita memikirkan bagaimana yayasan-yayasan lembaga sosial itu, mereka juga bagaimana mengetahui apa sih GRCS itu. Itulah keunikan kita," jelasnya.
Menurut Prof. Lis Sintha, kompleksitas perusahaan modern menuntut kepemimpinan berbasis ilmu tata kelola, bukan sekadar pengalaman praktis. Karena itu, kurikulum GRCS dirancang untuk menjawab tantangan tersebut di berbagai sektor, termasuk pemerintah, perguruan tinggi, korporasi, hingga organisasi non-profit.
Ia juga menilai penerapan GRCS di Indonesia masih terbatas, meskipun kebutuhan pengelolaan risiko semakin mendesak di berbagai bidang.
"Melalui dengan GRCS ini, bagaimana mengelola tata kelolanya dengan baik, bagaimana mengelola risikonya, bagaimana mengelola atau mematuhi peraturan, dan keberlanjutannya bagaimana. Itu sangat perlu, makanya ilmu itu sangat penting bagi para pimpinan-pimpinan perusahaan," ujarnya.
Lulusan Doktor Manajemen UKI nantinya akan memiliki tiga profil utama, yakni doktor GRCS korporasi, doktor GRCS finansial, serta doktor GRCS untuk organisasi sosial dan nirlaba. Mahasiswa dapat memilih konsentrasi sesuai bidang yang diminati, mulai dari SDM, pemasaran, hingga keuangan. Selain itu, program ini pun juga mendapat respons publik yang cukup tinggi sejak peluncuran diumumkan. (H-4)
Universitas Kristen Indonesia (UKI) merayakan Dies Natalis ke-72 dengan tema “Bertekun dalam Berkarya”, menegaskan komitmen mencetak SDM unggul berintegritas dan berdaya saing global.
Tujuan workshop ini adalah memperkuat ekosistem AI di lingkungan pendidikan tinggi Indonesia, dengan menyiapkan dosen sebagai penggerak utama dalam transformasi teknologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved