Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
RASA pedas di mulut adalah sensasi terbakar atau panas yang muncul saat kita makan makanan mengandung cabai atau rempah pedas.
Rasa pedas ini disebabkan oleh zat capsaicin dalam cabai yang menempel pada lidah dan mulut, serta capsaicin merangsang reseptor panas dan nyeri sehingga otak merasakan sensasi terbakar.
Susu mengandung kasein, protein yang membantu melarutkan capsaicin.
Karbohidrat menyerap sisa pedas dan mengurangi sensasi terbakar.
Yogurt atau kefir bisa menetralkan pedas karena mengandung probiotik dan lemak.
Meski kurang efektif sendiri, meneguk air putih bisa membersihkan lidah dari sebagian capsaicin.
Gula atau madu bisa menetralkan rasa panas di mulut.
Asam membantu mengurangi rasa pedas dengan menetralkan capsaicin.
Rasa dingin mengurangi sensasi terbakar sementara.
Capsaicin larut dalam lemak, jadi makan sedikit mentega atau minyak bisa membantu.
Tomat mengandung asam alami yang membantu menurunkan rasa pedas.
Timun segar bisa memberikan efek menenangkan lidah.
Kentang mentah atau rebus dapat menyerap sebagian capsaicin dari mulut.
Lemak dari kacang membantu melarutkan capsaicin.
Susu, gula, dingin menjadi kombinasi efektif untuk meredakan pedas.
Kopi dan teh panas bisa membantu, tapi efeknya tidak sekuat susu atau yogurt.
Air panas justru meningkatkan sensasi terbakar, jadi gunakan air dingin atau susu.
Untuk lebih baiknya, gabungkan susu dan roti atau nasi untuk efek maksimal. Jangan langsung minum air putih terlalu banyak setelah makan pedas, capsaicin tidak larut dalam air. (Z-4)
Sumber: hellosehat, milklife
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved