Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
TERPAPAR sinar matahari adalah kondisi ketika tubuh, terutama kulit dan mata, menerima paparan langsung dari cahaya matahari yang mengandung sinar ultraviolet, sinar tampak, dan inframerah.
Terpapar sinar matahari merupakan hal alami yang dibutuhkan tubuh, tetapi harus dibatasi dan disertai perlindungan agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan.
Paparan sinar UV merangsang produksi melanin sehingga warna kulit menggelap.
Terlalu lama di bawah matahari dapat menyebabkan kulit kemerahan, perih, dan mengelupas.
Sinar UV mempercepat munculnya keriput, garis halus, dan flek hitam.
Paparan UV berlebihan dalam jangka panjang dapat merusak DNA sel kulit.
Matahari mengurangi kelembapan alami kulit.
Paparan rutin tanpa perlindungan memicu noda hitam di wajah dan tubuh.
Terlalu sering terpapar sinar matahari tanpa pelindung dapat menyebabkan iritasi, katarak, atau gangguan penglihatan.
Kolagen dan elastin rusak akibat sinar UV.
Paparan panas berlebih dapat menyebabkan pusing, mual, hingga pingsan.
Tubuh kehilangan banyak cairan akibat keringat berlebih.
Kulit menjadi lebih sensitif dan mudah iritasi.
Pada sebagian orang, paparan UV menyebabkan ruam dan gatal.
Panas berlebih membuat tubuh cepat lelah dan tidak fokus.
Paparan sinar matahari secukupnya bermanfaat untuk pembentukan vitamin D, namun sebaiknya dihindari pada jam 10.00 sampai 15.00 tanpa perlindungan. (Z-4)
Sumber: halodoc, hellosehat
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved